Kang Juanda menuturkan bahwa Komunitas Petani Kopi Garut Kidul memiliki nggota 950 orang di 13 kecamatan.
Ini adalah area potensial produksi kopi yang mencakup 2815 hektar, dengan jumlah kopi yg dihasilkan 280,15 ton pertahun permusim.
Kualitas kopi di jawa barat tertinggi karena lokasi tanam ada di ketinggian 1850 MDPL
“Kekayaan alam Indonesia memang luar biasa, kami akan bantu pasarkan juga,” kata Dedi.
“Soal rasa, tidak diragukan lagi. Mak nyus dan dahsyat,” imbuhnya.
Dedi menyebut, salah satu sektor yang mampu bertumbuh di saat pandemi adalah sektor pertanian, termasuk perkebunan kopi.
“Bisa menjaga ketahanan ekonomi rakyat,” tutupnya. (*/bud)
Halaman : 1 2






