Sekjen AMBS Geram, Usulan Pelebaran Jalan Alternatif Lingkar Selatan Puncak Dianggap Tidak Mendasar

Selasa, 10 September 2024 - 16:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Azet Basuni, Sekjen AMBS.(Dok.Apakabarbogor/wan)

Azet Basuni, Sekjen AMBS.(Dok.Apakabarbogor/wan)

LINTASBOGOR.COM – Pernyataan Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor Ferry Roveo Checanova, telah menuai polemik bahkan memicu kemarahan Aliansi Masyarakat Bogor Selatan (AMBS).

Azet Basuni Sekretaris Jenderal AMBS mengatakan, statement Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Feri Roveo.di sebuah media online terkait usulan pembangunan pelebaran jalan alternatif disebutkan Fery, tidak akan terjangkau, dalam pembebasan lahan nya akan jadi beban APBD. Pernyataan Feri seperti itu, dinilai tidak mendasar.

“Pernyataan  itu sangat melukai hati kami sebagai warga Megamendung, tidak pantas ucapan itu terlontar dari wakil rakyat, sangat tidak mendasar, padahal usulan itu tercetus dalam rapat resmi Musrenbang Kecamatan Megamendung waktu itu,”  katanya Selasa 10/09/2024.

Azet juga membantah klaim Ferry yang menyebut kondisi jalan di wilayah selatan sudah relatif baik. Pernyataan itu menunjukkan betapa minimnya pemahaman Ferry tentang realitas di lapangan. Padahal, kata Azet, Jalan alternatif seperti Bendungan-Sukabirus dan Gadog-Cikopo sudah sangat mendesak untuk dilebarkan, sudah menjadi kebutuhan vital masyarakat.

“Jika pejabat semacam Fery, menyatakan  pelebaran jalan alternatif disini bukan friotitas, bahkan Fery menyebut jalan alternatif relatif sudah baik, itu pernyataan yang keliru, dan pembebasan lahan jangan jadi sebuah alasan,”  ujarnya.

Menurutnya, meskipun Fery tidak ada kepentingan untuk suara politiknya, karena selatan bukan dapilnya, seharusnya urusan wilayah selatan diserahkan kepada wakil rakyat yang paham betul situasi di lapangan.

“Pentingnya pelebaran Jalan di Megamendung sebagai kebutuhan mendesak yang krusial bagi perekonomian wilayah selatan. menghambat mobilitas masyarakat serta sektor pariwisata. Ini jelas menghambat pertumbuhan ekonomi wilayah selatan, sudah menjadi kebutuhan mendesak jangan di abaikan,”  tandas Azet.

Azet menegaskan, berbicara soal beban APBD pertimbangkan keuntungan jangka panjang dari peningkatan akses transportasi menunjukkan kurangnya visi pembangunan. Kepada Wakil Rakyat asal dapil selatan Azet meminta, usulan pelebaran jalan alternatif di Megamendung dikawal secara serius.

“Kami tidak akan tinggal diam. Perwakilan dari wilayah selatan harus benar-benar memastikan  Ini bukan hanya soal jalan, tapi soal kesejahteraan dan keberlanjutan ekonomi wilayah selatan,” tegas Azet (Wan)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Sabtu, 5 September 2026 - 13:41

BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru