Saat ini baru ada 3 juta vaksin yang dibagikan ke seluruh provinsi di Indonesia.
Pemkot Bogor berharap kuota pertama memenuhi untuk pemberian vaksin kepada para calon penerima prioritas.
Terkait untuk juklak juknis penerimaan vaksin belum ada rapat lanjutan lagi, dan masih membahas data-data siapa saja yang prioritas penerima vaksin utama, selain Nakes, ASN yang melayani publik, TNI dan Polri serta guru. Penempatan vaksin nanti akan dipusatkan di gudang farmasi Dinkes Kota Bogor.
Rencana pemberian vaksin dipusatkan di 25 Puskesmas seKota Bogor dan beberapa RS yang memenuhi persyaratan 4 tahap alur pemberian vaksin dan yang memiliki cold chain.
“Jadwal pengiriman vaksin antara tanggal 11 – 14 Januari 2021, rencana penyuntikan maksimum 2 hari setelah vaksin datang. Harus diselesaikan maksimum 3 bulan.”
“Setiap orang maksimum 40 menit dari pendaftaran, screening, suntik, observasi 30 menit. Apabila ada reaksi maka ditangani petugas emergency di Ruang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI),” jelas Dedie.
Pemkot Bogor juga melakukan antisipasi dengan penambahan rumah sakit lapangan yang rencananya di GOR Pajajaran dengan menggunakan wisma atlit.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






