KANNI Surati Inspektorat dan BPK Jabar, Soroti Transparansi Dana BOS SMPN dan SMAN di Kota Bogor

Kamis, 21 November 2024 - 10:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANTOR BPK Jabar - Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) meminta audit atas dugaan ketidaktransparanan dana BOS di SMPN dan SMAN di Kota Bogor./Dok.Ist

KANTOR BPK Jabar - Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) meminta audit atas dugaan ketidaktransparanan dana BOS di SMPN dan SMAN di Kota Bogor./Dok.Ist

LINTASBOGOR.COM – Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (KANNI) resmi melayangkan surat kepada Inspektorat Daerah dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat terkait dugaan ketidaktransparanan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di beberapa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kota Bogor.

Ketua KANNI Kota Bogor, Haidy Arsyad , menyebut langkah ini diambil untuk memastikan akuntabilitas penggunaan dana publik di institusi pendidikan tersebut.

“Kami menilai ada indikasi kuat ketidakterbukaan dalam pengelolaan dana BOS, yang notabene bersumber dari uang negara. Sebagai lembaga pendidikan yang berstatus badan publik, SMPN dan SMAN seharusnya transparan dalam pengelolaan anggaran,” ujarnya, Selasa (21/11/2024).

KANNI juga menegaskan bahwa pihaknya telah membawa permasalahan ini ke ranah hukum dengan mengadukan SMPN dan SMAN terkait ke Komisi Informasi Jawa Barat.

Aduan tersebut dilakukan untuk menyelesaikan sengketa informasi yang muncul akibat tidak terpenuhinya permintaan dokumen terkait penggunaan dana BOS oleh pihak sekolah.

“Kami berharap Inspektorat dan BPK Jabar segera menindaklanjuti surat kami dengan melakukan audit menyeluruh. Ini penting demi keadilan dan memastikan penggunaan dana BOS sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tambahnya.

KANNI meminta pemerintah daerah dan instansi terkait tidak abai terhadap isu ini. Transparansi dana BOS dinilai krusial untuk memastikan program pendidikan berjalan optimal dan sesuai sasaran.

Menurut Haidy, ketidaktransparanan dalam pengelolaan dana publik, seperti dana BOS, dapat menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan. Sebagai badan publik, sekolah memiliki kewajiban hukum untuk membuka informasi terkait penggunaan anggaran kepada masyarakat.

“Perkembangan lebih lanjut dari kasus ini akan terus dipantau, termasuk respons dari Inspektorat Daerah dan BPK Jabar atas laporan yang dilayangkan KANNI,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Inspektorat Daerah Kota Bogor, BPK Jabar, serta perwakilan SMPN dan SMAN yang disebut belum memberikan tanggapan resmi. (***)

 

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Sabtu, 5 September 2026 - 13:41

BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru

module: a; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (-1.0, -1.0); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Night; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 73.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~25: 0.0;

Kabupaten Bogor

Kecamatan Cisarua Gelar Rakor Penanganan Kekeringan dan Karhutla

Selasa, 8 Sep 2026 - 12:51