Dugaan Kelompok “Dadakan” di Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi, Penerima Bisa Tak Tepat Sasaran

Kamis, 22 April 2021 - 04:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) adalah program perbaikan, rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani.

Program tersebut dilaksanakan oleh perkumpulan petani pemakai air. Gabungan perkumpulan petani pemakai air atau induk perkumpulan.

Namun dalam pelaksanaan kegiatannya, pihak yang terlibat dalam kegiatan P3- TGAI ini, dan penyerapan anggaran negara tersebut banyak yang bukan dari kalangan masyarakat petani. Ada yang berlatar belakang BPD, Sekdes, Staf Desa, bahkan ada dari pendamping desa. 

“Sedangkan banyak petani aktif yang memiliki kartu tani, tidak terlibat dalam kegiatan P3-TGAI ini alias gigi jari,” ungkap Anwar Ressa, Ketua Umum LSM Perkumpulan Masyarakat Pemerhati Pembangunan Pasundan Raya (PMP3R) kepada wartawan. Kamis, 22 April 2021.

Ia pun menduga, hal tersebut merupakan upaya akal – akalan kelompok dadakan dalam menyerap anggaran negara yang terindikasi akan dijadikan objek kepentingan, keuntungan kelompok tertentu di jajaran pemerintahan desa.

“Saya sangat prihatin, dalam program Nawa Cita ke tujuh ini, yang seharusnya program Pak Presiden  Jokowi di jadikan subjek pembangunan masyakarakat petani kedepankan, berkelanjutan (Sustainable), agar para masyarakat petani lebih sejahtera dan maju,” kata Anwar Ressa.

Menurut dirinya, bukan sebaliknya program ini dijadikan objek kepentingan oleh oknum- oknum yang mencari keuntungan pribadi, kelompok maupun golongannya,yang memanfaatkan peluang untuk menyerap anggaran negara dengan mendirikan kelompok dadakan, alias petani abal – abal.

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:43

RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Berita Terbaru