BPNT 2023 Cair Berupa Uang Tunai, KPM Kaget Malah Terima Paket Sembako Saat Pencairan

Selasa, 14 Maret 2023 - 14:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABARBOGOR.COM – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako dari Kementerian Sosial yang kini berubah menjadi uang tunai, mulai dilaksanakan di Kabupaten Bogor sejak Rabu 23 Maret 2023.

Proses penyaluran BPNT di tahun 2023, Kemensos bekerja sama dengan Himpunan Bank Negara (Himbara). Pencairan di wilayah Desa desa yang ada di Kabupaten Bogor.

Namun dalam proses pencairan bansos di Desa Gunung Bunder 1, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengeluhkan karena bantuan yang diterima berupa paket sembako yang telah disediakan suplaiyer di tempat bantuan dicairkan.

Hal itu membuat para KPM kaget, karena yang seharusnya KPM menerima bantuan secara tunai sebesar Rp.400.000 untuk bulan Januari dan Februari 2023.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, pencairan bantuan BPNT di pusatkan di rumah Ketua RW 03 kampung Pabuaran.

Salah satu KPM yang enggan disebutkan namanya, dirinya menerima paket sembako berupa 2 karung beras 10 kilo, 30 butir telur, kacang hijau, kentang dan buah apel.

“Saya merasa aneh seharusnya kan bantuan itu kami terima secara tunai, tapi malah kami diberikan paket sembako,” ungkapnya. Selasa 14 Maret 2023.

Selain dirinya, lanjut dia, semua penerima bantuan juga diberikan paket sembako tersebut. Saat proses pencairan, sudah ada sembako berupa beras dan telor di rumah salah satu RT dan RW 03.

Sementara itu, salah satu rekan Kepala Desa Gunung Bunder 1, Pahrudin saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan, kepala desa tidak tahu menahu bahwa KPM menerima penyaluran BPNT paket sembako, seharusnya KPM menerima bantuan tersebut secara tunai. (Red)

 

 

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
200 Badan Usaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk Memimpin KADIN Kabupaten Bogor
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
Statement Ketua PWRI Bogor Raya Terkait Pengangkatan Ketua Bidang OKK yang Baru
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:36

Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:07

Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:35

Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor

Senin, 29 Juni 2026 - 17:58

200 Badan Usaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk Memimpin KADIN Kabupaten Bogor

Berita Terbaru

Nasional

F. Zebua terpilih sebagai Ketua DKD PWRI Kota Bogor

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:46