Berdalih Mempermudah Penyaluran BPNT, Agen E-Warong Desa Bantar Jaya Bagikan Sembako Sebelum Kuota Masuk

Selasa, 16 Maret 2021 - 11:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Praktik kongkalikong demi mendapatkan keuntungan pribadi dari Program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) atau Program Sembako yang diberikan Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial bagi warga yang belum mampu kian marak di Kabupaten Bogor.

Terlambatnya pencairan program sembako pada bulan Maret membuat Agen E-Warong di Desa Bantar Jaya Kecamatan Rancabungur, membagikan sembako terlebih dahulu kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dengan dalih untuk mempermudah.

Salah seorang warga Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, AS mengaku diberikan paket sembako oleh Agen E – Warong milik Jumilah.

“Kalau paket sembakonya sudah dikasih duluan sama Agen E-Warong Jumilah, jadi kalau pencairan nanti dia yang gesek,” ungkapnya. Selasa, 16 Maret 2021.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Agen E-Warong Ila, menyampaikan, dirinya tidak merasa melanggar aturan pedoman umum program sembako dan surat edaran dari Dirjen Fakir Miskin Wilayah I yang mana memberitahukan adanya penundaan Bantuan Sosial Sembako atau BPNT pada bulan Maret.

“Apa urusannya dgn anda? Kok bapak yg repot urus ini? Saya kan tdk merugikan pihak mana pun. Tdk merugikan bapak. Tdk merugikan rakyat,” kilahnya melalui pesan singkat WhatsApp.

Ditempat terpisah, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Rancabungur, Didin Amaludin mengatakan, setiap satu bulan sekali dirinya mengakui bersama Agen E-Warong se – Kecamatan Rancabungur melakukan evaluasi setelah selesai penyaluran. Bahkan menegaskan agar semua Agen E-Warong dalam pelaksanaannya harus sesuai dengan pedoman umum program sembako.

“Dalam evaluasi kemarin, sudah saya tegaskan agar setiap Agen E-Warong untuk tidak menyalurkan sembako, sebelum kuota masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), memang Agen E-Warong Jumilah tidak datang saat evaluasi,” pungkasnya. (Haidy)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NPL GROSS 7,65%, KPP BOGOR RAYA DESAK WALI KOTA BOGOR BATALKAN KETUA DEWAN PENGAWAS BANK KOTA BOGOR
AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:29

AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”

Selasa, 29 September 2026 - 10:32

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Sabtu, 5 September 2026 - 13:41

BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Berita Terbaru