Angkot Mangkal Sembarangan, Pemdes Rancabungur Desak Dishub Bangun Sub Terminal

Selasa, 6 Juli 2021 - 21:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Untuk mengatasi angkutan umum yang mangkal sembarangan, di Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor  terminal khusus angkutan sudah selayaknya ada di wilayah yang menjadi akses kebeberapa kecamatan.

Diketahui infrastruktur seperti jalan dan jembatan di Desa Rancabungur sudah mulus, warga masih mengeluhkan ke­tiadaan terminal. Setiap harinya, pertigaan Jalan Cagak selalu macet karena maraknya sopir angkot yang mangkal sembarangan menunggu penumpang.

Staf Desa Rancabungur Didin Amaludin (46) mengatakan, untuk mengatasi kesemrawutan lalu lintas, Pemerintah Desa (Pemdes) Rancabungur lewat musyawarah rencana pembangu­nan (musrenbang) kecamatan sudah mengajukan pembangunan sub terminal. “Sampai saat ini belum ada tanggapan dari pemerintah daerah (pemda),” ujarnya. Selasa ,7 Mei 2021.

Lanjut Didin, sub terminal sendiri bisa me­nampung empat trayek yang ngetem (mangkal-red) di depan Kantor Desa Rancabungur. Ke­empat trayek itu yakni Bantarkambing- Merdeka, Rancabungur-Bojonggede, Ciampea-Merdeka dan omprengan Rum­pin. “Kami minta dibangunkan sub ter­minal agar puluhan angkot tidak ngetem sembarangan,” tambahnya.

Didin menambahkan, Jalan Cagak sering macet saat jam sibuk dan pelajar hendak berangkat dan pulang sekolah. Hal ini diperparah dengan adanya angkot yang menaik turunkan penumpang. 

“Saya juga mengharapkan adanya terminal karena tempat ngetem angkot-angkot tersebut persis di depan kantor desa dan SD. Jika ada terminal, angkot tidak akan ngetem di bahu jalan yang kadang jadi penyebab kemacetan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Desa Rancabungur, Sumantri menuturkan, sopir angkot yang ngetem di pertigaan Jalan Cagak sering diperingatkan agar tak meng­ganggu arus lalu lintas hingga menyebab­kan kemacetan. Sejak 2010, pemdes mengajukan adanya pembangunan ter­minal bayangan namun terbentur ma­salah lahan. 

“Kami harap pemerintah bisa membantu permasalahan lahan sehingga angkot bisa memiliki terminal,” tukasnya. (Diyon/Haidy)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWRI Bogor Raya Terima Sapi Qurban dari Bupati Bogor
SOSIALISASI INOVASI D’TRANS (DANA TRANSFER)
Warga Sentul City dan Sekitarnya Dukung Rencana Jalan Penghubung Menuju Puncak Dua
Haji 2026: Kloter 10 Bogor Berangkat dari Masjid Raya
Peduli Sesama, BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Bantu Korban Bencana Banjir di Cigudeg Bogor
Disnaker Kab. Bogor Tutup Mata Terkait Program Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2025
Rayap Mengintai di Balik Dinding: Ancaman Sunyi Rumah di Bogor yang Sering Terabaikan
Segenap Redaksi lintasbogor.com Ucapkan Selamat Ied Mubarok 1447H Semoga Kembali Fitrah
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:15

PWRI Bogor Raya Terima Sapi Qurban dari Bupati Bogor

Senin, 4 Mei 2026 - 09:36

SOSIALISASI INOVASI D’TRANS (DANA TRANSFER)

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:28

Warga Sentul City dan Sekitarnya Dukung Rencana Jalan Penghubung Menuju Puncak Dua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:47

Haji 2026: Kloter 10 Bogor Berangkat dari Masjid Raya

Jumat, 24 April 2026 - 13:52

Peduli Sesama, BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Bantu Korban Bencana Banjir di Cigudeg Bogor

Berita Terbaru

Bogor Raya

PWRI Bogor Raya Terima Sapi Qurban dari Bupati Bogor

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:15