Pupuk Organik dan Media Tanam dari Kotoran Kelinci Mulai Digemari

Senin, 19 April 2021 - 16:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Prihatin dengan ketergantungan petani terhadap pupuk kimia. Saad warga Kampung Kemang Gang Mangga RT 04/01, Desa Kemang, Kecamatan Kemang, itu mengembangkan pupuk organik dan media tanam dari kotoran kelinci sejak satu tahun lalu.

Berawal dari ternak kelinci dan memiliki ratusan kelinci bermacam jenis anakan. Akhirnya  kotoran kelinci dikumpulkan sebagai bahan pupuk. Semua diolah sendiri dan berawal dari iseng, tapi hasilnya sangat memuaskan dan mulai dirinya tekuni.

Dan bisa membantu ekonomi warga sekitar. Dibantu 4 orang pekerja Saad terus melebarkan sayap usahanya dibidang pupuk organik.

“Pertama saya memproduksi kotoran dan urine krlinci saja. Kotoran kelinci mengandung unsur N, P, dan K, paling tinggi ketimbang kotoran ternak lain. Kandungan ini sangat bagus untuk pertumbuhan tanaman, tidak puas disitu saya mencoba mengembangkan pupuk organik kotoran dan urine menjadi pupuk media tanam dan alhmadulilah setelah saya mencoba ternyata permintaan untuk media tanam ini sangat bagus,” ujar Saad disela memproduksi pupuk media tanam di lokasi.

Masih kata Saad. Dari usahanya itu, setiap hari, Saad mampu memproduksi 300 – 500 kantong media tanam untuk dijual secara online dan nganvas. Banyak juga permintaan dari luar Jabotabek.

Seperti Solo dan kota – kota lainya. Dengan kemasan yang menarik dan bahan pembuatan pupuk media tanam yang berqualitas membuat permintaan setiap harinya meningkat.

“Untuk bahan pembuatan media tanam saya menggunakan, sekam bakar, akar pakis andam, cocopet, serbuk gergaji, dan yang spesialnya dicampur kotoran dan urine kelinci yang sudah dipermentasi. Citra organik dibawah naungan PT. Media Taji Anak Bangsa yamg siap menyediakan kebutuhan para petani, saya menjual perkantong untuk toko atau penjual pupuk saya jual Rp7 ribu. Dan untuk pemakai langsung Rp10 ribu perkantong,” paparnya. (Diyon)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NPL GROSS 7,65%, KPP BOGOR RAYA DESAK WALI KOTA BOGOR BATALKAN KETUA DEWAN PENGAWAS BANK KOTA BOGOR
AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:29

AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”

Selasa, 29 September 2026 - 10:32

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Sabtu, 5 September 2026 - 13:41

BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Berita Terbaru