Protes Galian Tanah, Puluhan Warga Bojong Rangkas Geruduk Kantor Desa

Senin, 19 Juli 2021 - 11:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR CIAMPEA – Puluhan warga menggeruduk kantor Desa Bojong Rangkas menuntut kompensasi dari aktivitas galian tanah. Senin, 19 Juli 2021.

Pasalnya, dampak galian tanah tersebut mengganggu kenyamanan masyarakat setempat.

“Kami mempertanyakan galian tanah yang saat ini belum ada tanggapan dari pihak pemilik tanah terkait dampak yang terimbas dari galian tersebut,” ungkap Agus warga RT 5, RW 06.

Selain itu, kedatangan warga ke kantor desa juga mempertanyakan permasalahan tanah yang berhamparan di jalan karena tanah tersebut bilamana hujan becek dan licin.

“Tidak sedikit pengguna jalan terjatuh, dan bilamana panas debu nya sampai masuk kerumah warga yang di lintasi truk pengangkut tanah,” ungkap Agus.

Agus menjelaskan, awal pengerukan tanah hanya lima hari ternyata sampai saat ini masih melakukan aktivitas.

“kami mewakili warga bojong rangkas minta kejelasan dari pihak si pemilik tanah yang sedang melakukan aktivitas pengalian,” cetusnya.

Di tempat yang sama, pemilik lahan tanah Deni Sopian (55) mengatakan, dirinya mengikuti keinginan warga, dari hasil musyawarah yang di hadiri oleh kepala Desa RT, RW serta perwakilan warga terkena dampak.

Sementara itu, terkait dengan kondisi kondisi jalan yang berlumpur dan kotor akibat kegiatan galian tanah merah tersebut. Pihak pemilik lahan akan melakukan penyemprotan agar jalan tidak licin dan berlumpur.

“Saya akan lakukan penyemprotan dengan air bersih sehari dua kali, pada pagi dan sore, dan juga memberikan kompensasi bagi warga,’ jelasnya.

Kepala Desa Bojong Rangkas Iding Habudin, mengatakan, selaku pihak Pemerintah Desa (Pemdes) meminta permasalahan tersebut selesai dengan musyawarah. Sebab antara pemilik lahan dan warga yang terkena dampak merupakan warga Desa Bojong Rangkas.

“Sehingga bisa menjadi solusi agar tidak lagi kekantor desa dengan berkerumun, ya intinya dari musyawarah tadi pihak yang melakukan pengalian mau memenuhi tuntutan warga jadi besok tidak ada lagi konflik yang sama,” tandasnya. (Undy)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Santunan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Lintas Kecamatan
NPL GROSS 7,65%, KPP BOGOR RAYA DESAK WALI KOTA BOGOR BATALKAN KETUA DEWAN PENGAWAS BANK KOTA BOGOR
AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:46

BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Santunan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Lintas Kecamatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:29

NPL GROSS 7,65%, KPP BOGOR RAYA DESAK WALI KOTA BOGOR BATALKAN KETUA DEWAN PENGAWAS BANK KOTA BOGOR

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:29

AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”

Selasa, 29 September 2026 - 10:32

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Berita Terbaru