Pedagang Pasar Jambu Dua Akui Omzet Turun

Sabtu, 11 April 2026 - 13:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasbogor.com II Kota Bogor – Sejumlah pedagang Pasar Jambu Dua Kota Bogor mengaku omzet penjualan menurun usai pasar rampung direvitalisasi. Pasar yang kini dikelola Perumda Pasar Pakuan Jaya, perusahaan plat merah milik Pemerintah Kota Bogor, resmi beroperasi kembali awal 2026 dengan konsep lebih modern dan tertata.

Meski kondisi fisik pasar lebih baik, pedagang menyebut jumlah pembeli justru berkurang dibanding sebelum renovasi. Salah satu pedagang sayuran yang enggan disebutkan namanya mengaku omzet hariannya turun lebih dari 50 persen.

“Dulu sebelum direvitalisasi, sehari bisa dapat Rp600 ribu sampai Rp800 ribu. Sekarang Rp250 ribu juga susah. Pasar memang bagus dan bersih, tapi pembelinya sepi,” ujarnya, Kamis, (8/4/26).

Pedagang berharap Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor segera melakukan promosi dan sosialisasi agar Pasar Jambu Dua kembali ramai. “Kami cuma berharap pasar ini diramein lagi. Kalau terus sepi begini, kami pedagang kecil nggak sanggup bayar sewa dan retribusi tiap bulan,” ucapnya.

Revitalisasi Pasar Jambu Dua merupakan program Pemkot Bogor untuk menjadikan pasar tradisional lebih modern, aman, dan nyaman bagi pedagang serta pembeli. Namun bagi pedagang, keramaian tetap jadi faktor utama kelangsungan usaha.

Penulis : Rohmat

Editor : Basirun

Sumber Berita : Rohmat

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serba Serbi Ramadhan SMK Bina Sejahtera 3 Kota Bogor Gelar Pesantren Ekologi
BBR, Benteng Bogor Raya konsolidasi Internal di Awal Tahun 2026
Polresta Bogor Kota Tangkap 18 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba dalam Waktu Kurang dari Sebulan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:16

Pedagang Pasar Jambu Dua Akui Omzet Turun

Senin, 2 Maret 2026 - 19:16

Serba Serbi Ramadhan SMK Bina Sejahtera 3 Kota Bogor Gelar Pesantren Ekologi

Minggu, 1 Februari 2026 - 22:23

BBR, Benteng Bogor Raya konsolidasi Internal di Awal Tahun 2026

Sabtu, 23 November 2024 - 13:00

Polresta Bogor Kota Tangkap 18 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba dalam Waktu Kurang dari Sebulan

Berita Terbaru