APAKABAR BOGOR – Siapa sangka jika kertas bekas di tangan seorang ahli, akan menghasilkan cuan yang tak sedikit. Puluhan jenis produk dapat dihasilkan dari mulai alat kebutuhan rumah tangga sampai souvenir.
Ati, seorang pensiunan pertanian sanggup meningkatkan nilai ekonomis limbah menjadi lebih tinggi. Kertas -kertas bekas melalui tangannya disulap menjadi barang ber – seni, selain fungsi untuk alat yang bisa digunakan sehari-hari.
Dimulai dari hobi, Ati Warga kampung Lebakpari desa Bendungan, Kecamatan Ciawi tersebut, kerap mengikuti pelatihan untuk meningkatkan skillnya. Saat ini ia bersama suami terus berupaya menularkan ilmunya ke masyarakat dengan mengadakan pelatihan-pelatihan gratis.
“Kalau memang ada yang berminat untuk belajar, kami siap membatu dan tidak dipungut biaya,”jelasnya, Kamis, 22 September 2022.
Dia juga menyampaikan, membuat produk dari kerajinan kertas bekas tidak harus memiliki modal yang besar, karena bahan bakunya mudah dijumpai dimanapun.
“Untuk satu hari saya bisa menghasilkan 3 sampai 5 produk, tergantung dari tingkat kesulitan pembuatan, biasanya semakin tinggi tingkat kesulitan pembuatan, maka harganya akan semakin mahal,”ungkapnya.
Berbagai bazar dan event sudah diikuti, Dari mulai lokal tingkat Kecamatan sampai Kabupaten, bahkan kerajinan kertas bekas yang dihasilkan sudah perkenalkan ke tingkat nasional.
“Yang menjadi kendala sekarang adalah tempat atau galeri , selama ini kami jadikan rumah sebagai lokasi pembuatan kerajinan,”jelas dia.
Sekarang Ati juga membuka diri bagi siapa saja yang mau bekerjasama, baik untuk penyediaan bahan baku, sampai pemasaran.
“Artinya dari pengolahan limbah bisa membuka peluang usaha untuk peningkatan ekonomi keluarga,”bebernya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Forum UMKM Kecamatan Ciawi, Wilis menyambut baik semangat para pelaku UMKM binaanya, Dia berharap dengan terus berkarya dan berinovasi, maka akan ada banyak potensi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Saat ini di Ciawi ada ribuan para pelaku UMKM, yang menghasilkan berbagai produk dari mulai makanan sampai kerajinan,dan kami akan terus kembangkan,”jelasnya.
Camat Ciawi Sutisna berharap, jika UMKM diwilayahnya akan terus berkembang dan bisa menghasilkan produk andalan dan produk khas Ciawi.
“Saya yakin masyarakat UMKM Ciawi akan terus berinovasi, sehingga bisa menghasilkan produk-produk yang berkualitas,”tutupnya. (ash)
Baca Juga:
Prabowo Subianto dan Emmanuel Macron Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia–Prancis di Istana Élysée






