APAKABARBOGOR.COM – Belasan tahun terjadi kerusakan ruas jalan Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor dianggap sebuah kegagalan pembangunan di Pemkab Bogor .
“Selama kurang lebih 13 tahun Jalan Pancawati yang jadi kewenangan pemerintah Kabupaten Bogor, tepatnya dari mulai Kampung Ciherang Satin sampai ujung Jalan Kampung Cipare.”
“Terakhir dibangun tahun 2011 silam,” kata Maman Madom Tokoh Masyarakat Pancawati.
Dalam durasi waktu tersebut kata dia, perbaikan jalan hanya dilakukan tambal sulam yang kekuatannya hanya hitungan hari.
Baca Juga:
Kecamatan Cisarua Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
“Padahal Desa Pancawati sendiri terhitung penyumbang PAD sebesar 42 Milyar pertahunnya, bila dikalikan selama 13 tahun sebesar 546 milyar, kemana saja pajak itu?,” tanya Dia.
Menurutnya, Pemkab Bogor telah melakukan pembiaran, kondisi jalan rusak berat tak kunjung dibangun dengan total.
Baca artikel lainnya di sini : Menlu AS Anthony J Blinken Ucapjan Selamat kepada Prabowo Subianto Sebagai Presiden Terpilih
Sedangkan Desa Pancawati adalah kawasan Desa wisata yang banyak dikunjungi, tentunya harus didukung dengan infrastruktur yang baik.
“Dari satu Minggu terhitung kurang lebih pengunjung ke tempat wisata di Desa Pancawati mencapai 2.5000 pengunjung,” ujarnya, Rabu 20 Maret 2024.
Lihat juga konten video, di sini : Prabowo Unggul di Pilpres 2024, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez Ucapkan Selamat via Surat Resmi
Kepada pihak Pemkab Bogor ia menegaskan, agar segera melakukan pembangunan Jalan Pancawati sepanjang 2, 4 kilo meter.
Jika tidak dikabulkan, warga Pancawati akan geruduk kantor PUPR Cibinong.
Baca Juga:
Maulid Nabi di Rumah Berkah Depok, Jamaah Diajak Meneladani Akhlak Rasulullah dan Peduli Sesama
WFH Hari Jumat Berakhir, ASN Pemkot Depok Kembali Wajib Ngantor Mulai Hari Ini
Petisi 26 Tolak Korupsi Digelar di Kabupaten Bogor, Diawali Doa Bersama
“Tahun ini kekesalan kami sudah klimaks, kami menginginkan di bangun dengan total 2,4 kilo meter dari mulai kerusakan yang sangat parah di Kampung Ciherang Satin sampai ujung jalan di Kampung Cipare,” tegasnya
Madom menambahkan, sebelum Pemkab bertanggung Jawab, selaku warga mengaku sangat peduli terhadap pembangunan di lingkungannya.
Sebab sekaligus tempat dimana mata pencaharian Masyarakat juga.
“Ini inisiatif kerjasama diantara Kami semua, memulai buka pembangunan Jalan, terlebih dulu kami membongkar semua yang menghambat saluran.”
Baca Juga:
Maulid Nabi MT Balai Wartawan Depok: Dari Keteladanan Rasulullah hingga Semangat Wartawan Berdakwah
20 KPM Desa Leuwimalang Terima BLT Dana Desa Triwulan ke-3
GERAKAN LEUWI MALANG BERSIH: Seluruh Jajaran Pemdes Turun ke Jalan di Kp. Cipari
“Menggali untuk drainase jalan sepanjang 2,4 kilometer, sebelum Pemkab tanggung jawab segalanya,” terang nya
Terpisah H.Utay , salah seorang Tokoh di Kampung Cipare yang memiliki bangunan disekitar pinggir jalan, mengaku rela bangunan warung sembakonya di bongkar demi kepentingan semua.
” Sebagai masyarakat, apabila untuk kepentingan semua nya, Saya rela warung ini untuk di bongkar.”” pungkasnya. (Wan).***
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional dari megapolitan, Harianbogor.com
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Kontenberita.com dan Aktul.com
Untuk kebutuhan publikasi press release di portal berita ini, atau serentak di puluhan media online lainnya, dapat menghubungi (WhatsApp) Jasasiaranpers.com:
08531 555 7788, 08781 555 7788, 0811 115 7788.






