Tekan Inflansi Besar, Pemkab Bogor bagikan Sembako Bersubsidi

Senin, 12 Desember 2022 - 19:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABARBOGOR.COM – Sebagai upaya penanganan inflansi ancaman resesi global, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui dinas- dinas terkait mensubsidi sejumlah makanan pokok untuk masyarakat, dengan status sosial yang beragam, diantaranya adalah pedagang mikro, pengemudi ojek online, pengemudi ojek pangkalan dan supir angkutan umum.

Sebanyak 35.552 warga dari profesi diatas, bisa menebus beras, minyak goreng, gula, ikan kemasan kaleng dan berbagai jenis sembilan bahan pokok (Sembako) lainnya seharga Rp175 ribu, dengan uang sebesar Rp 25 ribu saja, di 25 pasar Tohaga yang tersebar di seluruh Kabupaten Bogor.

Subsidi Sembako itu diambil sebesar 2 persen dari total anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima oleh Pemkab Bogor dari pemerintah pusat, yakni sebesar Rp11 miliar.

Hal itu dikatakan PLT Bupati Bogor Iwan setiawan, di Pasar tradisional Ciawi, Senin 12 Desember 2022.

“Langkah penanganan inflasi karena ancaman resesi global ini dilakukan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian melalui PerumPasar Tohaga, Dinas Sosial, Pemerintah Desa serta Dinas Koperasi dan UKM, baik melalui DAU maupun dana desa,” ungkapnya.

Selain Dinas Perdagangan dan Perindustrian lanjut Iwan, melalui Perumda Pasar Tohaga, Dinas Sosial, Pemerintah Desa serta Dinas Koperasi dan UKM juga memiliki langkah-langkah penanganan inflasi.

Iwan Juga menegaskan, Khusus kepada Pemerintah Desa, selain pemberian bantuan langsung tunai, kata dia, Pemerintah Desa juga wajib melaksanakan program ketahanan pangan.

Sesuai aturan.

Dana Desa itu 30 persen wajib untuk penyaluran BLT dan 20 persen lainnya untuk melaksanakan program ketahanan pangan,

“Seperti beternak ayam atau menanam tumbuhan holtikultura, hingga pendapatan masyarakat desa mengalami peningkatan,” tandasnya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Perdangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor Entis Sutisna berharap, dengan diberikannya subsidi Sembako, bisa membantu masyarakat terdampak inflasi dan kenaikan harga BBM.

“Semoga, masyarakat terdampak inflasi dan kenaikan harga BBM terbantu dengan adnaya program penyaluran subsudi Sembako atau operasi pasar murah.

Selain pasar rakyat, penyaluran subsidi Sembako ini juga dilakukan di 15 kantor kecamatan,” Pungkasnya. (wan/ash)***

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Santunan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Lintas Kecamatan
NPL GROSS 7,65%, KPP BOGOR RAYA DESAK WALI KOTA BOGOR BATALKAN KETUA DEWAN PENGAWAS BANK KOTA BOGOR
AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:46

BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Santunan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Lintas Kecamatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:29

NPL GROSS 7,65%, KPP BOGOR RAYA DESAK WALI KOTA BOGOR BATALKAN KETUA DEWAN PENGAWAS BANK KOTA BOGOR

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:29

AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”

Selasa, 29 September 2026 - 10:32

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Berita Terbaru