Sementara untuk dibidang kebersihan, menurut Atang masih sangat minimnya pemahaman budaya bersih pada masyarakat.
“Untuk itu perlu peningkatan sarana dan prasarana kebersihan serta program sosialisasi kepada masyarakat untuk menciptakan budaya hidup bersih kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain hal tersebut diatas, tentunya masih banyak permasalahan–permasalahan yang harus dihadapi untuk perbaikan pembangunan Kota Bogor kedepan.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Menteri LH Ajak Masyarakat Disiplin Pilah Sampah Demi Sukseskan Program Waste to Energy
Peduli Sesama, BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Bantu Korban Bencana Banjir di Cigudeg Bogor
Disnaker Kab. Bogor Tutup Mata Terkait Program Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2025
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti permasalahan dibidang pendidikan, kesehatan, sosial budaya dan ketenagakerjaan.
“Sejalan dengan tema dalam rangka memperingati hari jadi Bogor yang ke 539, yaitu ”JAGRATARA WALUYA”, yang mengandung makna selalu waspada dan menjaga kesehatan.”
“Hal ini mengajak kita semua bahwa dimasa pendemi ini kita harus selalu waspada terhadap berbagai kemungkinan terburuk, supaya senantiasa terjaga kesehatan dan keselamatan Bangsa, oleh karena itu mari terus mewujudkan dan meningkatkan perhatian, kinerja dan profesionalisme kita dalam upaya mewujudkan Kota Bogor yang lebih baik lagi tentram, damai, gemah ripah loh jinawi bagi semua masyarakat Kota Bogor khususnya dan Bangsa Indonesia secara keseluruhan,” pungkasnya. (dns)






