APAKABAR NEWS – Uji vaksin Covid-19 kini telah memasuki pengambilan sampel darah setelah penyuntikan pertama kali, tiga bulan lalu.
Termasuk salah satunya adalah pengambilan sampel darah dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang hadir di Puskesmas Garuda, Senin, 14 Desember 2020.
“Saya bersama forkominda yang juga menjadi relawan hari ini diambil sampel darahnya.”
“Saya juga melaporkan kondisi sehat tidak pernah sakit bahkan tes swab beberapa kali hasilnya negatif. Apakah karena faktor vaksin ini saya belum tahu, tapi faktanya demikian,” katanya.
Baca Juga:
PWRI Bogor Raya Audiensi ke RSUD Leuwiliang, Dorong Keterbukaan dan Peningkatan Pelayanan Publik
NPL GROSS 7,65%, KPP BOGOR RAYA DESAK WALI KOTA BOGOR BATALKAN KETUA DEWAN PENGAWAS BANK KOTA BOGOR
Ia mengatakan, awalnya setelah pengambilan sampel darah dari relawan pada hari ini, BPPOM kemudian akan mengumumkan berhasil atau tidaknya serum vaksin yabg diujikan.
Namun diputuskan perlu sekali lagi pengambilan sampel darah tiga bulan kedepan atau Maret 2021.
“Yang tadinya mau disampaikan Desember ini berhasil dan tidaknya, menjadi diundur Maret 2021. Sebab BPPOM ingin memastikan antibody bekerja lebih baik dan akurat,” tegasnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






