Program Ketahanan Pangan Digulirkan, Ini Dia Mekanismenya

Senin, 29 Agustus 2022 - 17:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Ketahanan pangan di desa menjadi perhatian serius bagi pemerintah, untuk itu sebanyak 20 persen dari Dana desa (DD) harus digunakan untuk menjalankan program tersebut.

Masyarakat yang dipilih untuk menerima anggaran bisa melalui kelompok tani, UMKM ataupun peternakan, dengan mekanisme yang telah ditentukan, salah satunya melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Namun, sampai saat ini masih ada desa yang belum menjalankan program itu, karena terkendala pengajuan keuangan yang belum cair, sampai pembinaan kelompok penerima yang belum dilaksanakan.

Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris desa (Sekdes) Kuta, Kecamatan Megamendung Mila Aprilia, pembinaan bagi kelompok penerima program ketahanan pangan baru akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan September tahun 2022.

“Dananya sudah masuk ke rekening, tapi pelatihan kelompok penerimanya belum dilaksanakan,”jelas dia. Senin, 29 Agustus 2022.

Senada, Kepala desa Bojongmurni Kecamatan Ciawi M. Kusnadi menjabarkan, dana untuk ketahanan pangan memang belum dikucurkan, karena musdesus baru akan dilaksanakan pada Jumat 2 september 2022 mendatang, namun beberapa kelompok tani dan peternakan, KWT, KTH serta UMKM sudah dipersiapkan.

” Mekanismenya kan musdesus dulu untuk penetapan nama-nama kelompok pemerima, lalu pelatihan dan pengucuran anggaran,”katanya. (ash)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
200 Badan Usaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk Memimpin KADIN Kabupaten Bogor
PWRI Bogor Raya Perkuat Advokasi Hukum, Asep Bunhori Resmi Nahkodai Bidang Hukum dan HAM
Statemen Ketua DPC PWRI Bogor Raya untuk Bidang Advokasi Hukum dan HAM
Statement Ketua PWRI Bogor Raya Terkait Pengangkatan Ketua Bidang OKK yang Baru
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:36

Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:07

Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:35

Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor

Senin, 29 Juni 2026 - 17:58

200 Badan Usaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk Memimpin KADIN Kabupaten Bogor

Berita Terbaru

Nasional

F. Zebua terpilih sebagai Ketua DKD PWRI Kota Bogor

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:46