APAKABARBOGOR.COM- Penca Aliran Cimande menjadi salah satu dari 19 Karya Budaya dari Provinsi Jawa Barat yang mendapatkan pengesahan & sertifikat Warisan Budaya Tak Benda ( WBTB) Indonesia tahun 2022.
Penyerahan Sertifikat di laksanakan pada Pekan Kebudayaan Daerah Provinsi Jawa Barat yang di selenggarakan oleh Dinas Pariwisata & Kebudayaan Provinsi Jawa Barat diadakan di Alun-alun kota Depok , 15-16 Desember 2022.
Acara yang di rangkaiankan dengan kaleidoskop promosi pariwisata dan kebudayaan Jawa Barat tersebut di buka secara langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang di dampingi oleh Walikota Depok Mohammad Idris, Direktorat Perlindungan Kebudayaan Kemendikbudristek RI Judi Wahjudin serta Kabid Kebudayaan Disparbud Jawa Barat Febiyani
Dalam sambutannya Ridwan Kamil mengatakan banyak ekspresi budaya di Jawa Barat yang dapat di nikmati masyarakat , melalui kegiatan ini di harapkan masyarakat dapat mengenali beragam kebudayaan yang terus berkembang. Gubernur berharap masyarakat dapat mengenali kebudayaan lokal di Jawa Barat.
“Untuk para maestro budaya pemerintah Provinsi mengupayakan agar ada apresiasi dana yang akan di berikan agar para maestro lebih bersemangat dan fokus dalam melestarikan dan menjaga budaya,” Ucap Ridwan Kamil.
Sementara Maestro Penca Aliran Cimand, Abah Moch Sudarman di sela2 acara Pekanbaru Budaya mengungkapkan bahwa sebagai pelestari Penca Aliran Cimande merasa sangat bersyukur atas apresiasi pemerintah RI dalam pembinaan & perlindungan Budaya, dengan Pencatatan Warisan Budaya Tak Benda berharap agar tradisi budaya asli Indonesia tidak hilang dan bisa di kenal dan di junjung tinggi oleh generasi kedepan.
Sementara Maestro Penca Aliran Cimande Abah Didih Supriadi mengungkan sangat berterima kasih kepada semua fihak yang telah mendukung dan berjuang dalam upaya pelestarian Penca Aliran Cimande.
“Terima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Perlindungan Kebudayaan bapak Judi Wahjudin, Bapak Gubernur Ridwan Kamil, kabid Kebudayaan Disparbud Jabar ibu Febiyani, Bupati Bogor & Dinas Kebudayaan kabupaten Bogor dan Tim ahli WBTB,”katanya.
Abah juga memanjatkan Syukur kepada Allah SWT. Para Kasepuhan leluhur kami yang menciptakan Penca Aliran Cimande dan meregenerasikan nya sampai saat ini.
“kami sebagai insan Penca Aliran Cimande berkewajiban untuk menjaga melestarikan karya budaya para Kasepuhan ini dan menjaga sesuai marwah papakem yang di gariskan para Kasepuhan ” , Ucap Abah Didih.(uk/ash)






