Diakui Engkus (50) supir MGI Jurusan Leuwiliang-Bandung, pendapatan menurun drastis semenjak ada wabah Covid-19. Kalau penumpangnya banyak maka pendapatannya juga akan meningkat.
“Dulu mobil pemberangkatan 20 unit bus tiap harinya, sekarang 7 unit, pemasukan sekarang paling 20% apalagi kalau tidak ada sewa, nah kalaupun ada juga kan harus jaga jarak, mau tidak mau harus penyekatan penumpang,” ungkap bapak empat orang anak tersebut.
Engkus menyampaikan harapannya, kepada pemerintah memberikan bantuan kepada para supir bus seperti dirinya, guna meringankan beban para supir angkutan.
“Dari pemerintah belum ada bantuan, sampai detik ini gak ada bantuan yang dikasih sama supir,” singkat dia. (Haidy)
Halaman : 1 2






