APAKABAR BOGOR – Pemerintah melalui Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Yang menyerang hewan ternak masih berada pada level yang ringan dengan tingkat risiko rendah.
Berdasarkan data di lapangan, PMK yang menyerang hewan ternak antara lain sapi, kerbau, kambing, dan babi dapat ditangani secara cepat.
“Mudah-mudahan PMK ini adalah PMK yang levelnya ringan, yang mutasi atau tingkat penyebarannya tidak terlalu tinggi dan tingkat kematiannya pada hewan rendah,” harap Mentan, dalam siaran persnya, Rabu 11 Mei 2022.
Baca Juga:
Maulid Nabi di Rumah Berkah Depok, Jamaah Diajak Meneladani Akhlak Rasulullah dan Peduli Sesama
WFH Hari Jumat Berakhir, ASN Pemkot Depok Kembali Wajib Ngantor Mulai Hari Ini
Petisi 26 Tolak Korupsi Digelar di Kabupaten Bogor, Diawali Doa Bersama
Walaupun penyakit itu terkonfirmasi dapat menyebar cepat mengikuti arus transportasi daging dan ternak terinfeksi.
PMK dipastikan tidak berisiko terhadap kesehatan manusia.
“Penyakit PMK ini memang berbahaya bagi hewan, tetapi tidak menular atau tidak berisiko pada kesehatan manusia.
Untuk itu kita akan lakukan berbagai upaya untuk mengatasi PMK ini,” tandasnya.






