Ketua Komisi III : jika Tak Mampu Tangani Pencemaran Sungai Cileungsi Kadis DLH Sebaiknya Mundur

Kamis, 7 Juli 2022 - 07:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Ketua Komisi III DPRD Tuti Alawiyah menuangkan ide gagasan nya, agar Dinas Lingkungan Hidup (DLH), membentuk detektif lingkungan, dalam penanganan pecenarann pada aliran sungai Cileungsi.

Namun hal itu sontak mendapat penolakan Kepala Dinas Ade Yana. Dengan dalih, DLH sendiri telah memiliki satgas lingkungan.

Diberitakan sebelum nya saat kegiatan capacity building dan sinergitas DLH dengan Satgas Lingkungan Hidup di Cisarua Ade Yana menyatakan.

“Untuk apa harus dibentuk detektif lingkungan, kan selama ini DLH telah bekerjasama dengan satgas lingkungan yang berasal dari lapisan masyarakat lalu diberikan Diklat dan Bimtek serta mendapat honor,” kata Ade Yana kepada wartawan.

Menanggapi hal tersebut, Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Tuti Alawiyah mengatakan, perangkat daerah agar tidak tuli terhadap masukan dari berbagai pihak, baik dari legislatif maupun masyarakat dan aktivis lingkungan.

“penanganan pencemaran sungai Cileungsi sebagai barometer keberhasilan DLH sekaligus kepala dinasnya. Artinya, penanganan dan pengendalian pencemaran sungai Cileungsi harus dijadikan skala prioritas, harus segera diatasi,” katanya.

Menurutnya, DLH sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki tufoksi dan mendapatkan alokasi APBD, untuk menjaga lingkungan hidup di kabupaten Bogor.

Jangan berpuas diri dengan adanya satgas lingkungan tetapi pencemaran masih terus terjadi.

“Masih perlu ada ASN yang ditugaskan khusus kaitan sungai Cileungsi, ini yang saya maksud sebut detektif lingkungan,” ujarnya kepada wartawan. Rabu, 6 Juli 2022.

Pencemaran sungai Cileungsi sudah berulang kali terjadi sehingga diperlukan langkah proaktif dan extra ordinary, karena sangat merugikan masyarakat sekitar juga pemerintah daerah.

Dengan begitu, Tuti Alawiyah jiga mendesak adanya penindakan hukum yang terarah dan terukur terhadap pelaku pencemaran.

“Harus ada kerja ekstra DLH. Intinya, stop pencemaran sungai Cileungsi yang selalu terjadi dan berulang kasusnya,” terang nya.

ia menegaskan, DLH harus bertanggung jawab, agar segera bisa menyelesaikan pencemaran sungai Cileungsi dalam kurun waktu 30 hari.

“Pencemaran sungai Cileungsi harus segera diatasi, sebagai wakil rakyat. Saya mengultimatum berikan waktu selama 30 hari, kalau tidak mampu Kadis DLH lebih baik mundur,” tegas Tuti. (Wan)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:43

RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:36

Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 

Berita Terbaru