Karyawan Work Form Home, Pengemudi Online di Bogor Keluhkan Sepinya Order

Rabu, 30 Juni 2021 - 17:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Guna mencegah penyebaran virus corona pemerintah kota dan kabupaten Bogor menganjurkan social distancing atau menjaga jarak sosial. Salah satunya, beberapa perusahaan menerapkan kerja dari rumah atau work form home (WFH).

Kebijakan WFH ini turut mempengaruhi pendapatan Ojek online (Ojol ) yang sehari-harinya mengangkut penumpang untuk berangkat dan pulang kerja bahkan mengalami sepi orderan. Hal itu diungkapkan Teguh salah satu pengemudi ojek online. Rabu, 30 Juni 2021.

“Saat ini aja kan statusnya work from home ya, bekerja dari rumah, itu saja sudah menurunkan penghasilan para ojek online secara signifikan. Khususnya yang layanan penumpang ya,” keluh Teguh (38) kepada Apakabar Bogor.

Menurutnya, sejak tiga hari pemberlakuan WFH di beberapa kantor, pendapatan ojek online turun. Menurut Teguh pendapatan driver ojek online turun hampir 50%.

“Turun, waktu hari pertama Senin tanggal 28 Juni terjadi crowd transportasi umum kan, itu ada limpahan lah dari penumpang. Sekarang udah mulai sangat berkurang. Karena kan penumpang berangsur-angsur yang biasa rutinitas kerja menggunakan ojek online udah mulai di rumah,” ujar Teguh.

Pada akhirnya, driver ojek online tidak pilih-pilih orderan. Diakui Teguh, orderan dengan jarak berapa pun akan diambil oleh driver ojek online.

“Tidak selektif lagi, karena memang semuanya sedang membutuhkan ya buat penghasilan ya lagi situasi seperti ini,” ucapnya.

Selain itu, driver ojek online juga mengandalkan orderan antar makanan atau barang saat orderan penumpang sepi. (Haidy)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NPL GROSS 7,65%, KPP BOGOR RAYA DESAK WALI KOTA BOGOR BATALKAN KETUA DEWAN PENGAWAS BANK KOTA BOGOR
AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:29

AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”

Selasa, 29 September 2026 - 10:32

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Sabtu, 5 September 2026 - 13:41

BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Berita Terbaru