Jelang Ramadhan Timun Suri di Kemang Langka, Ini Kata Petani

Rabu, 31 Maret 2021 - 16:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABARBOGOR – Dua pekan jelang Ramadhan biasanya sudah terlihat pedagang timun suri di sepanjang Jalan Raya Kemang, Kecamatan Kemang ramai menjual buah kuning keemasan ini, kelangkaan timun suri diakibatkan faktor cuaca, dan ini kata petani timun suri di kampung Kemang Kiara, Desa Kemang, Kecamatan Kemang.

Seperti diketahui setiap bulan puasa, permin­taan timun suri memang mengalami lonjakan. Untuk itu, para petani selalu meman­faatkannya dengan menanam timun suri.

Harapannya agar mereka mendapat keuntung­an. Kelangkaan timun suri dikarenakan faktor cuaca yang membuat pertumbuhan buah yang paling banyak dicari saat berbuka puasa ini menjadi langka.

Petani timun suri Jaja (67) mengaku faktor cuaca yang membuat kelangkaan timun suri. Menurutnya akibat cuaca seperti musim hujan kemarin menjadi memperlambat pertumbuhan buah timun suri. Dirinya membenarkan belum adanya persiapan pedagang timun suri disepanjang jalan raya kemang. Dikarenakan belum adanya buah timun suri yang siap panen.

“Tahun kemarin dua pekan sebelum puasa sudah banyak timun suri yang siap jual. Tahun ini belum ada. Karena tahun ini musim hujanya luar biasa. Untuk pertumbuhanya jadi lambat. Yang saya saja diperkirakan bisa panen dua hari setelah puasa,” ujarnya di lokasi kebun timun suri. Rabu, 31 Maret 2021.

Masih kata Jaja. Meski begitu, dirinya masih berharap timun suri miliknya bisa menghasilkan untung saat ramdhan tahun ini.

“Hari minggu ini saya baru akan mendirikan tempat jualan di Jalan Raya Kemang, dan mudah-mudahan ramadhan tahun ini membawa berkah bagi penjual dan petani timun suri,” pungkasnya. (Diyon)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Pencinta Satwa Kicau Mania Adakan Silaturrahmi Rajut Kebersamaan
Septic Tank Penuh, WC Mampet: Jangan Tunggu Sampai Parah Baru Panik di Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:43

RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:37

Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD

Berita Terbaru