Jelang Idul Adha 2022, Para Pedagang dan Pembeli Curhat Sejumlah Harga Pangan Kian Melambung

Sabtu, 9 Juli 2022 - 18:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Menjelang hari Raya Idul Adha, warga terutama ibu rumah tangga dipusingkan dengan semakin melonjaknya harga kebutuhan pokok.

Pasalnya, dua Minggu terakhir ini kebutuhan pokok terus melonjak naik yang sangat signifikan sehingga ibu – ibu rumah tangga harus pintar mensiasati keuangan belanja mereka.

Menurut para pedagang, ini bukan naik harga tetapi pindah harga sehingga perlu adanya upaya dari pemerintah untuk mensterilkan harga – harga yang terus melonjak, misal dilakukan operasi pasar.

Seperti yang terjadi di Pasar tradisional Parung Desa Parung, Kecamatan Parung Kabupaten Bogor.

Aminah salah seorang pembeli di Pasar tersebut mengeluhkan naiknya harga – harga yang tidak terkontrol, menurutnya harga telur yang tadinya hanya Rp.22 ribu/kilogram sekarang melonjak sampai Rp.30 ribu.

”Bingung Mas dengan harga sekarang tiap hari terus naik, saya berharap ada tindakan dari Pemerintah untuk menekan kenaikan harga sekarang ini yang sagat memberatkan kami selaku warga yang berpenghasilan rendah,” terangnya. Sabtu, (9/7).

Hal yang sama dikeluhkan Mamay salah seorang wirausaha warung nasi, menurutnya kenaikan harga yang terus tiap hari menyebabkan usahanya harus nombok modal.

”Bingung mencari keuntungan saat ini karena setiap kali kita belanja selalu saja harga naik, jadi gimana mau untung bila keuntungan terus di pakai nombokin modal,” terangnya.

Sementara Maman salah seorang pedagang membenarkan kenaikan harga, menurutnya selain kebutuhan meningkat seperti sekarang mau lebaran haji (Idul Adha), otomatis kebutuhan meningkat sementara pasokan barang tetap.

“ Untuk daging dan telur kenaikan karena karena memang banyak dibutuhkan, sementara untuk sayuran karena pasokan berkurang akibat cuaca yang tak bisa di prediksi sehingga banyak petani sayur yang gagal panen,” terangnya. (Igon)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Santunan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Lintas Kecamatan
NPL GROSS 7,65%, KPP BOGOR RAYA DESAK WALI KOTA BOGOR BATALKAN KETUA DEWAN PENGAWAS BANK KOTA BOGOR
AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:46

BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Santunan Pendidikan untuk 1.000 Anak Yatim Lintas Kecamatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:29

NPL GROSS 7,65%, KPP BOGOR RAYA DESAK WALI KOTA BOGOR BATALKAN KETUA DEWAN PENGAWAS BANK KOTA BOGOR

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:29

AKBARINDO Gelar Forum Group Discussion “Bincang-Bincang Konstruksi: Inovasi Material untuk Solusi Konstruksi Modern”

Selasa, 29 September 2026 - 10:32

BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Berita Terbaru