Objek Wisata Ditutup, Pedagang di Kawasan Wisata GSE Menjerit Tidak Ada Penghasilan

Sabtu, 3 Juli 2021 - 23:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Di hari pertama Penerapan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali, yang mengharuskan penutupan sejumlah objek wisata dari tanggal 03 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021.

Salah satunya di kawasan wisata Gunung Salak Endah (GSE) yang menutup total destinasi objek wisata. Selain ribuan wisatawan lokal maupun dari luar kota di putar balikan oleh petugas.

Pedagang musiman baik pedagang warga sekitar mengeluh lantaran tak ada pengunjung apalagi pendapatan. Seperti yang kini dirasakan para pedagang di sekitar objek wisata GSE.

Salah satu pedagang warga Kampung Kebon Kopi II, Desa Gunung Bunder II, Iyam (50) mengaku harus kembali kerumahnya dengan membawa kembali dagangannya.

“Iya ini udah pulang karena pangunjung tidak boleh masuk ke curug,” ungkap Iyam kepada wartawan. Sabtu, 3 Juli 2021.

Iyam pun mengatakan bahwa dirinya berjualan secara bergantian.

“Biasanya di villa-villa banyak pengunjung, terus di jalan juga ramai pembelinya, tapi sekarang gak boleh pada kesini jadi kita pulang saja, padahal dagangan belum habis ini masih banyak,” keluhnya.

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Sabtu, 5 September 2026 - 13:41

BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru