Objek Wisata Ditutup, Pedagang di Kawasan Wisata GSE Menjerit Tidak Ada Penghasilan

Sabtu, 3 Juli 2021 - 23:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diakui Iyam, sebelumnya dirinya sudah mengetahui akan adanya pemberlakuan PPKM Darurat yang dimulai per-tanggal 3 Juli hingga 20 Juli mendatang.

“Jadi gimana yah, kita tidak ada penghasilan, apalagi suami saya lagi sakit sudah enam tahun tidak bisa cari uang, cuma saya saja yang cari uang,” cetusnya.

Iyam menyampaikan, dirinya harus berjualan kopi keliling demi untuk membiayai kedua anaknya yang masih menempuh pendidikan di Pondok Pesantren.

“Ada anak lelaki dan perempuan sedang pesantren dua-duanya, itu biaya darimana kalau tidak jualan kayak gini, tidak tahu lagi kalau tidak jualan bingung tidak ada penghasilan,” pungkasnya.

Iyam juga mengaku, bahwa dirinya belum pernah mendapat bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah, padahal dirinya salah satu warga terdampak Covid-19.

“Kita mah tidak dapat bantuan dari dulu, kalau orang lain mah ada saja tiap bulan dapat uang Program Keluarga Harapan (PKH), kita mah belum dapat,” pungkasnya. (Haidy)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM
BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik
Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar
RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia
Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas
RAPI KOTA BOGOR TURUNKAN PERSONEL OPERASI BERSIH SUNGAI CISADANE*
Tonggak Baru PWRI Kota Bogor, Peniel Zebua Resmi Pimpin DKD
Ahmad Rohani Dilantik Sebagai Ketua DKD (Dewan Koordinasi Daerah) PWRI Kabupaten Bogor. 
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:52

PERKUAT PENEGAKAN DAN PERKADA, SERTA PENANGANAN GANGGUAN TRANTIBUM

Sabtu, 5 September 2026 - 13:41

BAZNAS kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Paket Logistik dan Modal Usaha untuk Puluhan Mustahik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:50

Dukung Transparansi Pengadaan, Aspirasi Pengusaha Jasa Konstruksi yang Merasa Dirugikan Harus Didengar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:45

RAPI Kota Bogor Bankom Kirab Merah Putih dari Bogor untuk Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:09

Realisasikan Program “Bogor Peduli” BAZNAS Kabupaten Bogor  Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas

Berita Terbaru