APAKABARBOGOR.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninjau proses pembangunan Rumah Tahan Gempabumi (Rhodas) di Desa Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/2/2024).
Rumah yang dibangun di atas lahan seluas 7.000 meter persegi ini nantinya diperuntukan bagi warga terdampak bencana tanah longsor Kota Bogor yang terjadi pada bulan Maret 2023.
Sebanyak 38 unit rumah ini dibangun menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) Tahun 2024 senilai 4,3 miliar rupiah.
Kepala BNPB.Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., bersama Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah melakukan peninjauan.
Baca Juga:
BAPPENDA Kabupaten Bogor Raih Nilai IKM 86,24% dengan Predikat Sangat Baik
Maulid Nabi di Rumah Berkah Depok, Jamaah Diajak Meneladani Akhlak Rasulullah dan Peduli Sesama
WFH Hari Jumat Berakhir, ASN Pemkot Depok Kembali Wajib Ngantor Mulai Hari Ini
Pada peninjauan tersebut, Kepala BNPB melihat bagian dalam rumah yang pengerjaannya sudah mencapai 50 persen.
Kepala BNPB memastikan pembangunannya dapat diselesaikan pada bulan April mendatang.
Baca artikel lainnya di sini : Indonesia dan Korea Selatan Sepakat Lanjutkan Proyek Pembuatan Jet Tempur dan Ekosistem Mobil Listrik
“Target bulan April selesai,” kata Suharyanto.
Sementara itu, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Jarwansyah mengatakan bahwa Rumah Rodhas ini dipastikan tahan gempa.
Lihat juga konten video, di sini: Indikator Politik Ungkap Masyarakat Jawa Cenderung Coblos Prabowo – Gibran di Pilpres 2024
Termasuk lokasinya pun berada di daerah yang tingkat kerawanan bencananya rendah.
Adapun tahap pembangunannya telah melalui hasil kajian dan koordinasi yang intensif antara BNPB, Kementerian PUPR dan lintas instansi yang terlibat.
Baca Juga:
Petisi 26 Tolak Korupsi Digelar di Kabupaten Bogor, Diawali Doa Bersama
Maulid Nabi MT Balai Wartawan Depok: Dari Keteladanan Rasulullah hingga Semangat Wartawan Berdakwah
Sehingga diharapkan masyarakat dapat memiliki rumah sesuai spesifikasi yang baik sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman.
“Rumah ini dibangun atas rekomendasi Kementerian PUPR. Diharapkan nantinya akan muncul keyakinan bagi kita dan khususnya masyarakat dapat merasa aman dan nyaman,” jelas Jarwansyah.
Lebih lanjut, Jarwansyah menjelaskan bahwa rumah bertipe 36 ini nantinya akan memiliki dua kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, sistem drainase yang baik dan taman.
“Rumah ini bertipe 36 dan akan memiliki dua kamar tidur, kamar mandi termasuk ruang tamu dan lainnya,” pungkas Jarwansyah.***
Baca Juga:
GERAKAN LEUWI MALANG BERSIH: Seluruh Jajaran Pemdes Turun ke Jalan di Kp. Cipari
HUT Ke-81 TNI Tak Hanya Berlari, Ada UMKM dan Bakti Sosial Kesehatan untuk Rakyat
Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional dari megapolitan Harianbogor.com
Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Halloupdate.com dan Bisnisnews.com






