Pekerjaan Galian Pipa di Megamendung Dikeluhkan Warga, Ini Jawaban Pelaksana

Sabtu, 10 Desember 2022 - 07:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABARBOGOR.COM– Pekerjaan galian saluran pipa air minum (SPAM) di jalur Megamendung yang dikerjakan oleh PT Pramasta, menyebabkan penyempitan jalan, dan berakibat pada kemacetan dibeberapa titik terutama pada jam-jam sibuk.

Selain itu, kegiatan penggalian dan pengurugan juga mendapat keluhan dari warga, terutama bagi mereka yang depan rumahnya terkena titik penggalian.

Seperti yang diungkapkan oleh S Warga desa Sukamaju, ia mengaku tidak mendapat konpensasi apapun dari perusahaan, padahal selama beberapa lama persis didepan rumahnya menjadi kotor, karena tanah galian ditumpuk disana.

“gak ada kompensasi, kita ngebersihin juga sendiri, saya kurang gimana bijaksana, air saya kasih buat ngerojok galian, kita sih lihat yang kerja, saya merasa dirugikan,”ungkapnya kepada apakabarbogor.com, Jumat, 17 Desember 2022.

Hal serupa juga di katakan aktivis Sekaligus warga Kecamatan Megamendung, Iwan Meicin, ia sangat menyayangkan dengan adanya kejadian tersebut, menurutnya bukan hanya masalah penyempitan dan kemacetan jalan saja, tapi galian juga diduga bermasalah pada saat setelah diurug.

“Pengurugannya kurang padat, jadi banyak juga kendaraan yang terperosok, seharusnya setelah diurug dipadatkan, dan harus seperti sediakala, yakni jalan menjadi padat,”keluhnya.

Iwan juga menegaskan, galian saluran pipa yang sedang berjalan haruslah memikirkan para pengguna jalan, jangan sampai menghalangi arus lalu lintas.

“Lihat saja, kalau hujan sudah macet dan jalan banyak tanah, pokoknya selaku penguna jalan sayapun merasa tidak nyaman,”bebernya.

Pelaksana pekerjaan, Rahmat (kanan) sedang mengawasi pekerjaan galian./Dok.Apakabarbogor./ash.

Menanggapi keluhan-keluhan itu, Rahmat selaku pelaksana pekerjaan memberi penjelasan, kalau untuk konpensasi nantinya akan berupa perbaikan jalan seperti sebelum jalan digali.

“Nanti juga akan diaspal seperti semula, tapi sementara sebelum tahun baru akan dicor dulu, setelah itu barulah diaspal,” jelasnya.

Rahmat juga memaparkan terkait mekanisme pengerjaan perbaikan jalan, nantinya akan melibatkan warga sekitar untuk bekerja.

“Kalau untuk izin, kami sudah ada izin, namun untuk konpensasi ke warga memang tidak ada, kalau seandainya ada kendala, bisa dimusyawarahkan dengan Rt atau RW setempat,”tutupnya. (ash). ***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Apakabar News Network, Semoga bermanfaat.

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garda Prabowo Kota Bogor Adakan Rapat Konsolidasi Perkuat Struktur
Kab.Bogor Istimewa : Dengan Seni Religi Lawan Gempuran Digital dengan Mentori Gen Z
BAS Peringati Hari Jadi Pertama,  Resmikan Sekretariat dan Kantor Hukum
PWRI Bogor Raya Terima Sapi Qurban dari Bupati Bogor
SOSIALISASI INOVASI D’TRANS (DANA TRANSFER)
Warga Sentul City dan Sekitarnya Dukung Rencana Jalan Penghubung Menuju Puncak Dua
Haji 2026: Kloter 10 Bogor Berangkat dari Masjid Raya
Peduli Sesama, BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Bantu Korban Bencana Banjir di Cigudeg Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:12

Garda Prabowo Kota Bogor Adakan Rapat Konsolidasi Perkuat Struktur

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:20

Kab.Bogor Istimewa : Dengan Seni Religi Lawan Gempuran Digital dengan Mentori Gen Z

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:35

BAS Peringati Hari Jadi Pertama,  Resmikan Sekretariat dan Kantor Hukum

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:15

PWRI Bogor Raya Terima Sapi Qurban dari Bupati Bogor

Senin, 4 Mei 2026 - 09:36

SOSIALISASI INOVASI D’TRANS (DANA TRANSFER)

Berita Terbaru