Sementara Eric Hermawan menilai, pandemi Covid-19 saat ini jadi pendorong revolusi industry 4.0. Meski demikian, dia menggarisbawahi potensi dampak industri 4.0. Disinilah peran pemerintah membuat regulasi untuk kepentingan rakyat banyak.
“Bukan untuk satu orang atau segelintir yang kaya. Yang kami khawatirkan adalah hilangnya aset karena sekarang ini trennya kepemilikan itu menjadi sharing,” ujar Eric Hermawan pegiat teknologi yang punya radio FM di Bogor.
Dia juga menilai, Indonesia sebagai negara nomor 5 pengguna internet, rentan dengan cyber crime atau kejahatan digital dan rawan hacker.
“Tentu ini menjadi PR kita melindungi aset, usaha, dan kedaulatan. Karena jika kapitalis bebas, Indonesia hanya jadi penonton saja. Mereka punya modal besar dan bisa mengambilalih, padahal kekayaan alam Indonesia sebagaimana amanat undang-undang adalah untuk kesejahteraan rakyat,” tandasnya. (Fhr/Haidy)
Baca Juga:
Garda Prabowo Kota Bogor Adakan Rapat Konsolidasi Perkuat Struktur
Kab.Bogor Istimewa : Dengan Seni Religi Lawan Gempuran Digital dengan Mentori Gen Z
Halaman : 1 2






