Tekan Angka Stunting di 36 Desa di Kabupaten Bogor, Ini Langkah yang Dilakukan Plt Bupati Bogor 

Rabu, 6 Juli 2022 - 17:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

APAKABAR BOGOR – Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor jadi salah satu desa yang menjadi lokus oleh pihat UPT Puskesmas Kemang, untuk menekan angka stunting di 36 Desa di 18 Kecamatan di Kabupaten Bogor ini kata PLT Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

“Hari ini kita mengikuti penilaian dari Provinsi, untuk Kabupaten Bogor kinerja 8 konvergensi tentang stunting, intinya kita menyampaikan pemaparan yang sudah dilaksanakan langkahnya sudah disampaikan salah satunya bagaimana penilaian giat penurunan stunting di 36 desa di 18 kecamatan,” ujar Iwan Setiawan kepada wartawan, Rabu 6/7/2022.

Masih kata iwan, jadi ada beberapa kecamatan yang kita fokuskan dan kedua bagaimana ketersediaan anggaran di 12 SKPD, tentang penurunan stunting juga SDM nya, kebijakanya dan bantuan ke masyarakatnya kita sampaikan.

“Banyak juga pertanyaan mereka salah satunya lokus dasar parameternya itu apa dan kita sampaikan, karena disitu revelensi stunting tinggi, daerah kemiskinan juga tinggi makanya dijadikan lokus dengan difokuskan dari 36 desa,” paparnya.

Secara umum lanjut Iwan, kita sudah bisa mendeteksi 1000 hari kehidupan pertama kita ada tim bisa mendeteksi supaya selama 1000 hari kita terus diupayakan untuk bagaimana tidak terjadi stunting dan teknisnya dari dinkes langsung.

“Sebelum hamil sampai kepada edukasi terhadap remaja hamil atau yang menikah dan bantuan suplemen gizi supaya bilamana mereka hamil sudah terlindungi dari gejala anak stunting dan ini sangat penting bantuan bantuan yg 1000 hari harus mulai dideteksi bagaimana mengintervensi bantuan gizi ke masyarakat dan itu sudah kami siapkan anggarannya dari dinkes dan juga dari DP3P2KB untuk gizi, dinsos, dan ketahanan pangan,” tambahnya.

Untuk lingkungannya ke DPUPR, sanitasi air bersih sepiteng itu bagaimana kebersihan harus dimulai pola hidup sehat.

Jadi kita prioritas desa tertinggal pasti banyak stunting dan juga kedua lingkungan di daerah Bogor wilayah barat banyak mercuri itu sangat berbahaya untuk pengguanaan air bersihnya yang banyak pertambangan ilegal kerap membuang ke sungai dan itu akan dipakai manusia.

“Dan yang kedua di Bogor banyak pembakaran aki di Ciampea, lingkungan penyebab awal dan juga kehidupan pola sehat stunting ini juga harus terorganisir dan terdeteksi sejak dini,” tutup iwan. (Yon)

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Garda Prabowo Kota Bogor Adakan Rapat Konsolidasi Perkuat Struktur
Kab.Bogor Istimewa : Dengan Seni Religi Lawan Gempuran Digital dengan Mentori Gen Z
BAS Peringati Hari Jadi Pertama,  Resmikan Sekretariat dan Kantor Hukum
PWRI Bogor Raya Terima Sapi Qurban dari Bupati Bogor
SOSIALISASI INOVASI D’TRANS (DANA TRANSFER)
Warga Sentul City dan Sekitarnya Dukung Rencana Jalan Penghubung Menuju Puncak Dua
Haji 2026: Kloter 10 Bogor Berangkat dari Masjid Raya
Peduli Sesama, BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Bantu Korban Bencana Banjir di Cigudeg Bogor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:12

Garda Prabowo Kota Bogor Adakan Rapat Konsolidasi Perkuat Struktur

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:20

Kab.Bogor Istimewa : Dengan Seni Religi Lawan Gempuran Digital dengan Mentori Gen Z

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:35

BAS Peringati Hari Jadi Pertama,  Resmikan Sekretariat dan Kantor Hukum

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:15

PWRI Bogor Raya Terima Sapi Qurban dari Bupati Bogor

Senin, 4 Mei 2026 - 09:36

SOSIALISASI INOVASI D’TRANS (DANA TRANSFER)

Berita Terbaru