Wapres Gibran Rakabuming Raka, Soroti Potensi Pencucian Uang Dana Ilegal Trade Misinvoicing

Senin, 13 April 2026 - 14:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres Gibran Rakabuming Raka, Soroti Potensi Pencucian Uang Dana Ilegal Trade Misinvoicing

 

Jakarta,Lintasbogor// Praktik trade misinvoicing kembali menjadi sorotan pemerintah setelah diungkap berpotensi menjadi jalur masuk dana ilegal ke Indonesia.

 

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa manipulasi nilai dalam transaksi perdagangan internasional tidak hanya menyebabkan kebocoran devisa ke luar negeri, tetapi juga membuka celah masuknya dana gelap yang berisiko digunakan untuk tindak pidana pencucian uang.

 

Dalam keterangannya pada 12 April 2026, Gibran menegaskan bahwa skema misinvoicing memiliki dua sisi yang sama-sama merugikan. Selain memfasilitasi pelarian dana ke luar negeri, praktik ini juga kerap dimanfaatkan untuk menyamarkan aliran dana ilegal yang masuk ke dalam negeri.

“Masuknya dana gelap ke dalam negeri. Misinvoicing tak hanya soal uang hilang keluar, tapi sebagian skenario justru memasukkan uang ilegal ke Indonesia yang umum dipakai untuk pencucian uang,” ujar Gibran.

 

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa praktik ini tidak berdiri sendiri, melainkan sering menjadi pintu masuk bagi berbagai kejahatan finansial lain yang lebih kompleks.

 

Gibran turut mengutip hasil riset dari Direktur Eksekutif NEXT Indonesia Center, Christiantoko, yang menemukan adanya indikasi transaksi tidak wajar dalam perdagangan sektor teknologi, khususnya produk ponsel.

 

Dalam penelitian tersebut, teridentifikasi sekitar USD 12 miliar dana yang diduga masuk ke Indonesia melalui skema transaksi tersembunyi dalam perdagangan perangkat telekomunikasi.

 

Aliran dana ini dinilai turut memengaruhi neraca perdagangan nasional, terutama pada sektor Teknologi Informasi dan Komputer (TIK).

Selama periode 2015–2024, rata-rata defisit neraca perdagangan TIK Indonesia tercatat mencapai USD 6,9 miliar per tahun, dengan defisit tertinggi terjadi pada 2024 sebesar USD 8,7 miliar.

 

Riset tersebut juga mengungkap adanya praktik manipulasi nilai ekspor dan impor, baik dalam bentuk under-invoicing maupun over-invoicing, yang memperkuat indikasi trade misinvoicing.

Pada sisi ekspor, ditemukan dugaan under-invoicing produk TIK ke Singapura senilai USD 2,1 miliar dalam kurun waktu satu dekade, atau sekitar USD 209 juta per tahun.

 

Perbedaan data juga terlihat signifikan, di mana Indonesia mencatat ekspor TIK ke Singapura sebesar USD 663 juta, sementara otoritas Singapura mencatat impor dari Indonesia mencapai USD 2,8 miliar dalam periode yang sama.

 

Sementara itu, pada sisi impor, potensi over-invoicing terbesar ditemukan dalam perdagangan dengan China. Untuk produk ponsel dan komponennya, nilai selisih transaksi diperkirakan mencapai USD 12,2 miliar selama periode penelitian.

Selain itu, praktik under-invoicing impor juga terdeteksi dalam perdagangan dengan Hong Kong, dengan nilai selisih pencatatan mencapai USD 4,6 miliar.

 

Temuan-temuan tersebut memperkuat indikasi bahwa trade misinvoicing tidak hanya berdampak pada hilangnya potensi penerimaan negara, tetapi juga berpotensi menjadi jalur sistematis bagi masuknya dana ilegal ke dalam sistem keuangan nasional.

 

Pemerintah menilai, jika tidak ditangani secara serius, praktik ini dapat mengganggu stabilitas ekonomi, merusak integritas sistem perdagangan, serta memperbesar risiko kejahatan keuangan lintas negara.

 

Wapres Gibran menegaskan pentingnya penguatan pengawasan lintas lembaga, peningkatan transparansi data perdagangan, serta kerja sama internasional guna menutup celah praktik misinvoicing yang semakin kompleks di era globalisasi.

 

Ervinna

Follow WhatsApp Channel lintasbogor.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026  
Prabowo Subianto dan Emmanuel Macron Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia–Prancis di Istana Élysée
Menhan Sjafrie Temui Menteri Pertahanan AS, Indonesia–AS Sepakati Penguatan Kerja Sama Strategi
Usai Bertemu Putin, Presiden Prabowo Lanjutkan Diplomasi ke Paris, Dijadwalkan Temui Macron
Pertemuan Empat Mata Prabowo-Vladimir Putin Perkuat Hubungan Kerja Sama Strategis Ekonomi, Energi dan Geopolitik Global Indonesia-Rusia
Menuju Moskow, Prabowo Subianto Jadwalkan Pertemuan Penting Dengan Vladimir Putin Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia–Rusia
Indonesia–Korea Perkuat Kemitraan Strategis Kehutanan, Fokus Pengelolaan Berkelanjutan dan Penanganan Karhutla
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Seoul, Disambut Hangat Diaspora Indonesia dan WNI, Awali Kunjungan Kenegaraan Strategis
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:03

Wakil Presiden WPO Zona Eropa Sampaikan Ucapan Selamat kepada FWJ Indonesia di Hari Pers Sedunia 2026  

Rabu, 15 April 2026 - 10:41

Prabowo Subianto dan Emmanuel Macron Perkuat Kerja Sama Strategis Indonesia–Prancis di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 - 04:20

Menhan Sjafrie Temui Menteri Pertahanan AS, Indonesia–AS Sepakati Penguatan Kerja Sama Strategi

Selasa, 14 April 2026 - 11:10

Usai Bertemu Putin, Presiden Prabowo Lanjutkan Diplomasi ke Paris, Dijadwalkan Temui Macron

Senin, 13 April 2026 - 21:39

Pertemuan Empat Mata Prabowo-Vladimir Putin Perkuat Hubungan Kerja Sama Strategis Ekonomi, Energi dan Geopolitik Global Indonesia-Rusia

Berita Terbaru