Ketua TPK Samisade Leuweungkolot Tahap II Bantah Temuan BPD

by -176 views

-Lintasbogor.com- Kabupaten Bogor – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Leuweungkolot Sasan Budi Santoso, Kritisi hasil akhir pembangunan Hotmik Jalan Program Satu Milyar Satu Desa (Samisadre) oleh Tim Pelaksan Kegiatan (TPK) yang di Ketuai Oleh Elly Sunarya.

Menurut Sasan ada perbedaan antara Banner dengan realisasi dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta telah dilaporkan secara lisan kepada Kepala Desa Leuweungkolot Suwardi.

“Jelas berbeda apa yang dipasang di Banner, apa yang direalisasikan berbeda, dan di RAB juga berbeda, dan ini juga kita sudah laporkan kepada Kepala Desa sesuai tupoksi masing-masing,” terang Sasan di Rumahnya Kampung Curug, Kamis, 13/01/2021.

Berdasarkan hitungan yang telah dilakukan pihaknya, Sasan mempertanyakan berapa sebetulnya serapan anggarannya.

“Kalau dipapan panjang 505, lebar 3 meter ketebalan 0,3, di apbds 185 ok, ini pasti akan berbeda dengan realisasi, realisasi di RAB ketemu anggaran tigaratusanlah, makanya kita punya itung-itungan, habisnya berapa sih ?” tanyanya.

Kalau memang sesuai aturan ya habis, Sasan melanjutkan, “plus plos tigaratus sembilan tiga tujuh lima, kalau mengacu kepada RAB, banner kita kesampingkan, mungkin salah cetak atau apalah kita juga tidak faham, dan sudah kita laporkan,” tambahnya.

Kalau rata-rata lebar 3 meter dengan aturan main, masih kata Sasan, panjang 825 atau 829,5 itu ketemu pas dengan apa yng ada di RAB, tapi kalau kita bicara ketebalan kalau kita pukul rata-rata, disitu ada kekurangan Volume, tapikan itu juga sudah kita laporkan, Kepada Kepala Desa, terserah Kepala Desa action nya mau seperti apa,” terangnya.

Hingga saat ini Kepala Desa Leuweungkolot Suwardi belum dapat di konfirmasi lebih lanjut terkait temuan temuan BPD.

Namun menurut keterangan Muklas “Kepala desa sedang ke kecamatan, ada urusan terkait adanya mahasiswa kkn, kalau mau ngobrol silahkan dengan ketua tpknya bapak elly,” katanya, Senin 17/01/2021, di Kantor Desa Leuweungkolot.

Dalam keterangannya Ketua TPK Elly membantah apa yang disampaikan BPD terkait pekerjaannya.

“Diakan ikut tidak sampai tuntas waktu itu, kita aja masih menghitung, karena baru di monev kemarin bersama bapak dodi ekbang kecamatan, bapak manan dan bapak acong,” tegasnya.

Red/hsn