BKP MENJADI PELOPOR DALAM AKSI PENANGGULANGAN SAMPAH PINGGIR JALAN

by -618 views

Bogor, 31 Januari 2021.Lintasbogor.com
Sampah kerap kali menjadi problem sosial yang sangat mengganggu ke-indahan lingkungan baik organik maupun anorganik. Selain mengganggu dan menimbulkan bau busuk, sampah yang menumpuk dan berserakan juga dapat menimbulkan benih-benih penyakit.

Sejak November 2020 kemarin Yayasan Bani Kosim Peduli melakukan pemungutan dan pembakaran sampah yang berserakan di jalan Moh Noh Nur Km. 21. Namun masyarakat yang minim akan pemahaman tersebut kerap kali melakukan hal yang sama yaitu membuang sampah bukan pada tempatnya, padahal area tersebut dalam tahap pembersihan. Dikarenakan debit sampah yang setiap harinya terus menambah maka pemerintahan setempatpun tidak tinggal diam. Selain Yayasan BKP yang mepelopori Aksi ini, Karang Taruna Desa Karacak pun dengan seksama mengajak lembaga-lembaga lain baik pemerintahan maupun non pemerintahan serta komunitas-komunitas lainya, untuk melakukan Oprasi Gabungan Penanggulangan Sampah Pinggir Jalan Raya Moh Noh Nuh Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini berlangsung selama 4 jam dari jam 08.00 sampai jam 12.00 WIB. Adapun lembaga-lembaga yang ikut andil dalam aksi ini diantaranya Yayasan BKP, Pemerintahan Desa Karacak, Desa Barengkok, Karang Taruna Kec. Leuwiliang, Karang Taruna Desa Karacak, Karang Taruna Desa Barengkok, Ormas BPBKP, Pemuda Pancasila, Pejuang Siliwangi serta komunitas-kumutas motor seperti SKIL dan Kodong-Kodong Adventure.

“Alhamdulillah pada hari ini permasalahan yang mungkin sudah bertahun-tahun ya, saya yakin semua pasti merasakan hal seperti itu cuma untuk memulainya yang sulit. Di awal tahun 2021 terlaksananya angan-angan kita untuk membersihkan ini, kalau untuk mengeksekusi sampah Saya kira dengan seperti ini kita bisa selesaikan hari ini, tapi untuk memelihara ke depannya itu yang akan sulit, ya artinya jangan sampai hari ini sampah selesai besok numpuk lagi di sini. Saya mengajak kepada semua elemen untuk menjaga lingkungan ini tidak hanya disini saja mungkin semua wilayah di Kecamatan Leuwiliang. Saya kira akan lebih baik ini dialihfungsikan jangan dibuat tempat pembuangan akhir.” Endang Supriatman Ketua Umum Yayasan BKP.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga lingkungan agar lingkungan menjadi bersih, nyaman, indah dan memberikan manfaat untuk orang banyak sehingga orang yang lewat di badan jalan nyaman tidak lagi merasakan aroma-aroma busuk dari dampah. Karena Hampir setengah jalan ini ditutupi oleh sampah kurang lebih 1 meter badan jalan tertutupi oleh sampah.

“Setelah melihat aksi operasi bersih gabungan ini, saya sangat yakin orang yang peduli akan kebersihan dan kesehatan itu sangatlah banyak… ini terbukti dengan hadirnya berbagai elemen masyarakat baik dari aparatur desa, karang taruna, ormas termasuk pramuka… semua bergiat penuh semangat berpadu dalam satu visi kerbersihan. Terkait dengan bencana, sampah merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya bencana dinegeri ini, untuk itu kami mengajak semua elemen masyarakat mari kita menjaga dan mengantisipasi terjadinya bencana, salah satunya tidak membuang sampah disembarang tempat” tambah Egi Gunawan selaku ketu Katar Desa Karacak.

“Mudah-mudahan kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang membuang sampah di sepanjang jalan karacak Leuwiliang dan kedepannya bisa dialih fungsikan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat yang lebih indah untuk dipandang ya. Hal seperti ini jangan sampai berlarut-larut, semoga kedepannya kita bisa rutin untuk membersihkannya kalau kita rutin melakukan ini Saya yakin ini tidak terlalu berat ya. Mudah-mudahan kedepannya semua warga semua masyarakat bisa bekerja sama dalam menangani hal semacam ini dan juga ke depannya ada solusi terbaik bagaimana cara menangani sampah ini” tutur tutup Endang.

Red.Bogor Kota

Redaktur.Arifin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *