YAYASAN CAHAYA ADIKSI SOLUSI ALTERNATIF BUAT ANAK PENCANDU NARKOBA

by -179 views

BogorLintasbogor.com – Yayasan Cahaya adiksi Indonesia merupakan sebuah Yayasan yang bergerak di bidang Rehabilitasi Pencandu Narkoba. Yayasan Cahaya Adiksi beralamat di Perumahan Bukit Cimanggu City Blok R 2 No .8 RT 02 RW Kelurahan Mekarwangi Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat.

Saat dikonfirmasi oleh awak media Lintas Bogor, Bp.Mulya Saputra selaku Ketua, menyampaikan bahwa Cahaya Adiksi menyampaikan bahwa Yayasan tersebut bertujuan untuk memulihkan para Pecandu NAPZA yaitu para pengguna Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif berbahaya lainnya.

“Cahaya adiksi berusaha mengedukasi NAPZA para Pecandu Narkoba, supaya Indonesia bisa bersih dari Narkoba,” tulis Mulia via WhatsApp, Jum’at (17/9/2021).

Rehabilitasi merupakan salah satu poin penting dalam penanggulangan narkoba, karena dengan adanya rehabilitasi diharapkan dapat memutuskan tali supply dan demand penggunaan narkoba. Pengguna/pecandu narkoba yang proses rehabilitasinya tidak berhasil akan berpotensi untuk meningkatkan demand narkoba, sementara sesuai dengan amanat undang-undang tidak semua pengguna/pecandu dijatuhi hukuman penjara. Untuk itu, proses rehabilitasi pengguna/pecandu narkoba harus dilaksanakan secara tuntas sehingga tidak ada demand yang muncul kembali dari mantan pecandu/pengguna narkoba, Dan masih minimnya sosialisasi dan informasi masyarakat tentang pentingnya keberadaan yayasan rehabilitas narkoba.tutur” Bp Mulya saputra selaku ketua yayasan cahaya adiksi.

Mengutip “, Himbauan Kementerian Sosial Bu Risma juga mengingatkan, saat ini sebanyak 3,6 juta orang menjadi korban penyalahgunaan Napza. Dalam kajian Badan Narkotika Nasional (BNN), angka penyalahgunaan Napza tidak menunjukkan tanda-tanda melandai di era pandemi Covid-19, satu tahun terakhir.

Bpk. Mulya

Sejalan dengan arahan Mensos, Kementerian Sosial melalui para penyuluh sosial bisa memainkan peran penting mengedukasi masyarakat tentang bahaya Napza. Kepala Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial (BP3S) Kemensos Prof. Syahabuddin menyatakan, penyuluh sosial memiliki peran penting dalam penanganan Napza di Indonesia.

Reporter : Hepi / Azis

Redaktur : Adi