Webinar Kedua Bogor Okeyboz, Herry Chommbiie dan DPC PWRI Bogor Angkat Isu Donor Plasma Konvalesen

by -47 views

LintasBogor.com – Bogor, Setahun pandemi Covid-19 berlangsung, jumlah terinfeksi virus corona terus bertambah setiap hari. Meski banyak pasien Covid-19 sembuh, tapi sejauh ini belum ada obat khusus untuk mengobati orang yang terinfeksi virus corona. Salah satu metode pengobatan yang efektif adalah dengan terapi dari donor darah plasma konvalesen.

Namun belum banyak orang yang memahami tentang Donor Darah Plasma, untuk menjawab hal tersebut media bogor.okeyboz.com bersama Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia Bogor (DPC PWRI) dan Herry Chommbiie Channel kembali melakukan Webinar dengan tema “Sulitnya Mendapatkan Donor Plasma Konvalesen” dengan menghadirkan dr. Euis Wulantari.M.EPID dari Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia Kabupaten Bogor (UTD PMI Kab, Bogor) dan Fahrurozi Koordinator Relawan Donor Darah Bogor pada Sabtu, (24/7/2021).

Banyak masyarakat yang datang ke UTD PMI untuk melakukan donor plasma namun mereka belum memahami apa saja kriteria dan syarat untuk dapat donor plasma, ini kita jelaskan biar semua faham dan tidak kecewa jika sudah mengetahui ada persyaratan tertentu. Kata Euis Wulantari dalam Webinar bogor.okeyboz.com.

“Untuk pengambilan plasma darah konvalesen dan untuk donor lainnya kami mengacu kepada Permenkes 91 tahun 2005, kenapa agar supaya darah yang tersedia itu bermutu terjamin dan aman. Kenapa syarat ini di berikan agar supaya darah yang diterima oleh semua orang yang membutuhkan darah apalagi plasma konvalesen itu adalah aman bagi penerima.” Terang dr. Euis sambil memaparkan materi yang telah dibuatnya.

Download materi Syarat Donor Plasma di https://drive.google.com/file/d/1rJQr1LgLkCQYlEldY42tExg-4GdTxhPa/view?usp=drivesdk

“Kriteria dan syarat donor darah plasma konvalesen yang pertama adalah diutamakan laki-laki atau perempuan yang belum pernah hamil dan tidak mempunyai penyakit komorbid, kenapa diutamakan laki-laki? karena rata-rata laki-laki berat badannya kan di atas 55kg, kemudian perempuan yang belum pernah hamil kenapa karena memang kalau kita hamil perempuan itu ada yang masih bertahan di tubuhnya itu HLA (human leukocyte antigen).” tambah dr.Euis.

Simak penjelasan selengkapnya di Herry Chommbiie Channel klik https://youtu.be/a5rKug00txE

Sementara itu Fahrurozi menjelaskan kasus Covid-19 saat ini meningkat sehingga kebutuhan Donor Plasma juga sangat meningkat, akan tetapi masih sedikit masyarakat yang bersedia melakukan donor plasma, sehingga tidak balance antara kebutuhan dengan persediaan.

“Ada tiga yang kami rasa menjadi kendala kurangnya jumlah persediaan Plasma, yang petama adalah syarat mutlak minimal 14 hari untuk dapat melakukan donor, kedua harus ada hasil PCR Positif sedangkan banyak masyarakat yang hanya menggunakan test Swab Antigen dan yang ketiga masih banyak masyarakat yang menganggap terkena Virus Covid-19 seperti aib, jadi mereka malu untuk mendonorkan, namun untuk yang ketiga ini kami masih bisa edukasi dan memberikan pengertian” terangnya.

Ditempat yang berbeda Rohmat Selamat.SH,.Mkn menyatakan mendukung penuh kegiatan Webinar tersebut.

“Situasi Pendemi Virus Covid-19 kita tidak boleh kumpul-kumpul tapi kebutuhan akan informasi yang kredibel sangat diperlukan, sehingga dengan adanya Webinar yang dibuat oleh bang Heri Irawan itu, saya sebagai Ketua DPC PWRI Bogor sangat mendukung dan apresiasi” kata Rohmat saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp.