Warga Tidak Tersentuh Bantuan Ketua PWRI Angkat Bicara.

by -103 views

Bogor-Lintasbogor.com-Kakak adk warga berkebutuhan khusus, tak tersentuh bantuan, membuat Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Bogor Rohmat Selamat, SH, M.Kn, merasa miris dan meminta pemerintah desa setempat maupun pemerintah daerah untuk peka terhadap warganya.

Betapa tidak, Wahyu (27) dan Siti (18) dengan kondisi fisik mengalami kelumpuhan, hingga kini belum tersentuh bantuan sama sekali dari pemerintah desa setempat maupun pemerintah daerah. Padahal sejumlah program bantuan sosial dari pemerintah pusat terus bergulir, apalagi di tengah kondisi Covid-19 sekarang ini.

Menurut penuturan orang tua Wahyu dan Siti, kedua anaknya tersebut tidak bisa berjalan atau lumpuh.Semenara, orang tua Wahyu sendiri hanya bekerja sebagai buruh tani.(26/12/2020)

”Saya memohon pemerintah untuk bisa memperhatikan nasib kami. Kondisi ekonomi keluarga saya jauh dari layak, sejak suami saya terkena PHK,

“sekarang bekerja sebagai buruh tani,” kata Ibu dari Wahyu dan Siti menuturkan sambil berurai air mata.

Menurut penuturannya, selama empat kali pergantian kepala desa, pihak pemerintah desa tidak pernah berkunjung ke rumahnya untuk melihat kondisi anak-anaknya.

Hal ini sangat ironis, sementara program bantuan sosial dari pemerintah pusat terus digaungkan, namun yang seharusnya berhak menerima justru terabaikan.

”Saya miris melihat keadaan fisik anak saya. Dengan berat hati, kami meminta agar orang-orang tidak memandang rendah kepada kami, dan pemerintah setempat maupun daerah bisa datang melihat keadaan anak-anak kami,” ujarnya.

“Pemerintah Harus Lebih Peka.
Melihat kondisi ekonomi dan keadaan kedua anak berkebutuhan khusus tersebut, Ketua DPC PWRI Kabupaten Bogor,

“Rohmat Selamat meminta pemerintah desa setempat maupun pemerintah daerah agar lebih peka dan proaktif melihat kondisi warganya. Jangan membiarkan warga yang seharusnya berhak menerima bantuan, tapi justru diabaikan.

” Pemerintah desa setempat juga pemerintah daerah harus peka melihat kondisi seperti ini. Bayangkan, warga berkebutuhan khusus tidak tersentuh bantuan sama sekali. Bagaimana pendataannya selama ini? Kenapa lewat begitu saja? Mereka berhak untuk mendapatkan bantuan sosial.

“Mereka ini saudara kita yang seharusnya dibantu, mereka lumpuh tidak bisa berbuat apa-apa?” kata Rohmat Selamat.

Rohmat berharap, agar sistem pendataan terhadap warga yang berhak mendapatkan bantuan dievaluasi kembali dan ditata kembali, sehingga tidak ada lagi warga yang berhak menerima bantuan sosial justru terlewatkan.

”Sebagai warga negara, saya berharap program bantuan sosial bisa tersalurkan tepat sasaran. Kepada ibu Risma, sebagai Menteri Sosial yang baru bisa membenahi mekanisme pendataan dan penyaluran dana bantuan sosial sehingga bansos tepat sasaran.

“Semoga Menteri Sosial yang baru bisa melakukan langkah-langkah respon cepat untuk memberikan perlindungan sosial terhadap masyarakat terdampak khususnya kepada masyarakat miskin yang belum tersentuh bantuan pemetintah.” ujar Rohmat Selamat

”Langkah-langah apapun yang menurut Bu Menteri penting dan harus ditempuh, kita apresiasi bu Risma kerena itu merupakan upaya bu menteri untuk memberikan solusi terbaik buat bangsa dan negara,” harap Rohmat, sebagaimana disampaikan kepada sejumlah awak media.

(K.U)