Truk Pengangkut Tanah Mogok, Jalur Dramaga-Cibungbulang Kemacetan Hingga Berjam-jam

by -195 views

Lintasbogor.com, Cibungbulang Bogor – Masalah kemacetan arus lalu lintas di jalur Dramaga hingga Cibungbulang, dikeluhkan berbagai lapisan masyarakat. Masalah tersebur memberikan dampak Negatif bagi masyarakat Sekitar.

Pasalnya hal ini bukan hal baru terjadinya kemacetan yang mengular dengan kurun waktu tidak hanya sebentar di wilayah Bogor Barat khususnya jalan Dramaga-Cibungbulang

Dari pantauan awak media bahwa hari ini, Selasa (21/12/2021) telah terjadi kemacetan panjang yang terbilang lama, Hingga sekitar pukul 23.00 WIB kemacetan masih mengular dari wilayah Dramaga hingga Cibungbulang.

Kejadian ini memberikan dampak yang kurang menyenangkan bahkan meresahkan warga masyarakat sekitar.

Kami awak Media coba cek ke lokasi, ternyata adanya kemacetan yang kian memanjang disebabkan adanya truk pengangkut tanah mogok di wilayah Cinangneng Selasa (21/12/2021).

Karena kejadian tersebut, Kemacetan pun tak terhindarkan. Warga masyarakat sekitar Dramaga-Cibungbulang yang paling merasakan dampak dari kemacetan ini.

Awak media Lintas Bogor coba meminta keterangan kepada ketua LSM Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (Laki P-45) yang akrab disapa Kang JOY, beliau mengatakan :

“Kami sebagai warga masyarakat Cibungbulang sangat resah dengan adanya truk pengangkut tanah merah yang tak ada batasan, Ditambah lagi saat musim hujan yang pekan ini bisa dikatakan tiap hari Bogor barat khususnya selalu hujan dengan intensitas sedang cenderung lebat, selah selah tanah di dalam ban selalu berceceran sepanjang jalan Cibungbulang yg mengakibatkan licin, bila panas debu yang sering jarak pandang para pengendara justru juga memberikan dampak yang sangat berbahaya”Ujar JOY kepada awak media.

“Saya sebagai warga masyarakat Cibungbulang meminta kepada pihak Dinas terkait untuk memberikan tindakan yg sebagai mana mestinya, karena truk truk pengangkut tanah yang tidak jadwal khusus bisa banyak merugikan pengendara umum ditambah lagi truk sampah dengan angkutan sangat menimbulkan efek bau tak sedap (busuk) juga karena tidak adanya jam operasional khusus. Saya mewakili warga masyarakat sekitar Cibungbulang ingin menyampaikan aspirasi warga dan meminta kepada pihak-pihak yang wenang untuk segera memberikan solusi terbaik”Tutup JOY

Selain itu Kang JOY juga mengatakan bahwa warga sudah sering menyampaikan ke pihak pengelola galian tanah terkait keluhan tersebut, tapi hingga saat belum tanggapan serius. Padahal aspirasi ini tersampaikan dari masyarakat Cibungbulang untuk semua masyarakat agar adanya pengerjaan galian tanah tidak merugikan lingkungan.

Redaksi/Lintas Bogor