Oknum Koperasi di Duga Merugikan Nasabahnya

by -120 views

Bogorlintasbogor.com – Diduga Dengan mengatasnamakan koperasi hidrovicom 4UKM yang berada di Kabupaten Bogor, dan bergerak di bidang hidroponic. Salah satu oknum pengurusnya, diduga merugikan konsumen atau nasabahnya yang ini di duga karena lemahnya pengawasan sehingga jadi celah.

Koperasi di sebut sebagai soko guru atau tiang penyangga utama perekonomian indonesia, Ironisnya koperasi merupakan salah satu peran penting dalam perekonomian yang semakin marjinal atau di marjinalkan.

Bahwa yang lebih tepatnya adalah badan usaha koperasi hidrovicom 4UKM yang di gunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di duga merugikan masyarakat

Hasil dari investigasi lintas Bogor , senin (26/04/2021) menemui narasumber
Yang berinisial (ad) di wilayah Bogor kota,
Dengan nada sedih (ad) mengatakan sangat kecewa kepada pihak koperasi hidrovicom 4UKM karena pihaknya benar-benar berharap apa yang sudah di tawarkan oleh pihak koperasi hidrovicom 4UKM tidak sesuai dengan bangunan dan pelatihan yang di berikan oleh pihak koperasi hidrovicom 4UKM.

“Sementara dana yang di berikan sudah sesuai yang di anggarkan oleh(mr) salah satu pengurus koperasi hidrovicom 4UKM, Kami kecewa dan sedih kepada(mr) salah satu pengurus pihak koperasi hidrovicom 4UKM, karena tidak sesuai harapan, mengadakan pelatihan untuk budidaya hidroponic hanya beberapa kali sehingga kebingungan karena belum paham benar di tambah media tanam hidroponic ada yang bocor jadi gk bisa di pakai lagi, dan jadi sia-sia, padahal kami ingin belajar hidroponic dan hasil panenya bisa kita jual untuk membantu kebutuhan”tutur (ad) dengan nanda kecewa dan sedih

Atas dasar kekecewaan nya terhadap koperasi hidrovicom 4UKM, maka kami menghubungi sebuah biro jasa lain di bidang hidroponic untuk membangun dan melatih bercocok tanam secara hidroponic. Singkatnya

Sementara itu, Di lokasi yang berbeda tim lintas Bogor menemui narasumber lain yaitu berinisial (az) mengungkapkan Beliau sempat di tawari media tanam untuk benih oleh pihak koperasi hidrovicom 4UKM lalu saya tertarik dan berniat untuk membeli dan memberikan uang.

“Uang sudah di kasih sudah hampir satu tahun tak kunjung datang juga, padahal saya tidak mepermasalahkan bila (mr)salah satu pengurus koperasi 4UKM datang dan minta maaf kepadanya, beliau anggap selesai, ini tidak punya etika baik, hanya beberapa kali komunikasi lalu tidak ada kabar lagi hingga kini,”jelasnya

Saya sudah beberapa kali menanyakan perihal media tanam itu, tapi (mr) bilang dari sananya susah dan saya sedang kesulitan, nanti saya kembalikan uangnya, itu kata dia, tapi sampai sekarang tidak ada kabar dan saya sudah tidak mau menanyakan lagi.

“Padahal seandainya dia datang dan minta maaf urusan selesai saya akan maafkan, mungkin dia lagi menghadapi hidup yang sulit, ini sama sekali tidak ada kabar sampai sekarang, tidak ada etika baiknya,”cerita (az) kepada tim lintas Bogor dengan nada pasrah

Dengan kejadian di atas tersebut maka lintas Bogor mendatangi kantor dinas koperasi Kabupaten Bogor Untuk meminta keterangan perihal hak dan tanggunggung jawab koperasi.

Suwandi kasi kelembagaan koperasi Kabupaten Bogor menjelaskan bahwa sebuah koperasi harus bisa membina anggotanya dan masyarakat demi memajukan perekonomian masyarakat dan anggotanya bukan untuk merugikan masyarakat dan anggotanya.

“Koperasi harus mengadakan rapat anggota 1 tahun sekali dan hasil di laporkan kepada dines koperasi untuk mempertanggung jawabkan hasil kerjanya selama setahun, hak koperasi mendapatkan pembinaan dari kami dinas koperasi Kabupaten Bogor,”terangnya

Dan kalau sebuah koperasi tidak melaporkan hasil kerjanya berturut-turut selama 3 kali maka pihak dinas koperasi akan melakukan pembinaan untuk mengamankan aset koperasi dan anggotanya.

“Kemudian bila mana ada oknum koperasi yang merugikan masyarakat maka kami pihak dinas koperasi akan menindak lajuti,”tandas suwandi kasi kelembagaan koperasi, dinas koperasi Kabupaten Bogor.

Pewarta: syamsudin