Hadirkan Tim Ahli, LKS Alamada Gelar Asesment Terhadap Penyandang Disabilitas Binaan

by -118 views

–LINTASBOGOR.COM– Tanggamus – (SL) Menyikapi banyaknya permintaan warga disabilitas khususnya warga dengan ke kurangan kaki dan tangan kepada LKS Alamada, pihak LKS Alamada mengambil langkah sigap dengan mendatangkan tim ahli dari balai Dr. Soeharso solo adan dari balai Ciung Wanara untuk melakukan Asesment terhadap penyandang disabilitas binaan LKS, di kantor LKS Alamanda Gisting. Selasa ( 29/03/22 ).

Adapun pengukuran kaki palsu dan tangan palsu di ikuti 14 orang dari kecamatan Wonosobo, bulok, Talang padang, dan Kota Agung.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ismail Fikri SE. Kabid dari dinas sosial, Indra Mahyudin SE. Kasi Rehabilitasi Sosial dan jajarannya Dinas Sosil Kabupaten Tanggamus.

Ketua LKS Alamanda Roswati mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah mau membantu dan berpartisipasi dalam kegiatan asesment “Alhamdulillah kegiatan pengukuran kaki palsu dan tangan palsu hari ini terlaksana dengan baik tanpa ada kendala semua berkat kerjasama kita semua,” ucapnya.

Dikatakan pula ini salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah kabupaten Tanggamus terhadap warga disabilitas.
” Kami LKS Alamada ber kolaborasi dengan dinas sosial kabupaten Tanggamus untuk mendatangkan para ahli untuk memenuhi permintaan warga Tanggamus yang membutuhkan bantuan baik kaki maupun tangan palsu,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Indra Mahyudin SE. Kasi Rehabilitasi Sosial.
” Ini merupakan langkah awal kami dari dinas sosial yang berkolaborasi dengan LKS Alamada untuk melakukan asesment pengukuran kaki dan tangan palsu, semoga kedepan kita dapat memfasilitasi semua permintaan warga Tanggamus,” ungkapnya.

Pantauan awak media semua warga yang mengikuti acara pengukuran kaki dan tangan palsu sangat bahagia dengan adanya bantuan yang di berikan Dinas sosial dan LKS Alamada.
” Alhamdulillah kami merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini, semoga jika sudah terealisasi kami dapat melakukan kegiatan keseharian kami seperti semula,” ujar salah satu peserta.

Reporter : Maulani

Redaktur : Hsn