DUA WARGA MASYARAKAT DESA TAJUR , MENYANDANG SAKIT JIWA, DAN GANGGUAN PISIK , DI MOHON BANTUAN PEMERINTAH

by -35 views

Lintasbogor.com Bogor, Warga masyarakat Desa tajur kecamatan Citeureup kabupaten Bogor, 29 juli 2021,pukul 13 :06 wib.

Makmun 62 tahun,suami dari Sahomi 58 tahun, mempunyai keturunan Tiga putra, Pertama Bernama Sarman 34 tahun, kedua Saepuloh 26 tahun, ketiga Angga 21 tahun Tinggal Di Rumah Bersama Kedua Orang Tuanya Yang Beralamat Di Rt 3 Rw 1 Desa Tajur.

Bapak Makmun Dan Istrinya Sahomi, Mengeluhkan Keadaan putranya Bernama SARMAN Mengalami Sakit Jiwa Sudah 12 Tahun Sehari-hari Tergeletak Di lantai Dalam Rumah tidak ingin Mengenakan Pakai Selayaknya.

Makmun Suami Sahomi Bapak dari Tiga anak ini Memohon Bantuan Dan Perhatian Pemerintah Agar Bisa Mengobati Putra Pertamanya Supaya Sembuh Kembali Seperti Dulu Bisa Membantu Kebutuhan Keluarga.

Karna Dulu Sarman Punya Istri Dan Udah Punya Keturun Satu Putra Dari Hubungan Rumah Tangga Dengan Istrinya, Begitu Sarman Sakit Langsung Di Tinggalin Ama Istrinya kata Ibu Sarman Sahomi 58 Tahun ucapnya.

Selanjutnya Ibu ningrat 25 tahun Selaku Ibu Rumah Tanga Istri Dari Pirman 30 Tahun Pekerjaan Serabutan Mempunyai Dua Putra , Yang Pertama Fitriyani Riskinaria Umur 5 Tahun yang mengalami Sakit pisik dibagikan kepala Ada gumpalan cairan Dan Sudah Usia 5 Tahun Terbaring Di Tempat Tidur Tidak Ada Perkembang Tubuhnya Fitri Segitu Saja Sejak Dulu kata ningrat Ibunya .

Masih Lanjut Anak Yang Kedua Bernama Muhammad firly Umur 3 Tahun Alhamdulillah Sehat, Tidak Mengalami Penyakit Seperti KakakNya Fitri,, Ibu ningrat Dan Pirman Sekeluarga Besar Tinggal Di Rumah Kediaman Orang Tua Dari Pirman Bertempat Di Rt 03 Rw01 Desa Tajur.

Ningrat istri Pirman Mengeluhkan Keadaan Rumah Yang Di Huni keluarganya Takut Roboh Karna Kayu kayu Tiang Kasau Atap Sudah Rapuh Semua Terangnya Ke Buser online news com.

Selanjutnya convirmasi Kaur Kesra ,acep Tepat Pukul :13 :59 Wib. mengungkapkan Adanya Pengusulan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Sebanyak Banyaknya Semua Desa Sekecamatan Sampai Tiga Ratus Data Warga Rumah Tidak layak Huni Mengusulkan ke Bupati Bogor Pada Tahun anggaran 2020 Tapi Tetap Aja Hanya Lima Rumah Yang Di ACC Karna Kebijakan Di Atas, Tahun anggaran 2021 Ada Cuma Belum Turun Pungkasnya.

Lebih lanjut Kepala Desa ADE SAPRUDIN SH, Di Tempat Yang Sama , Kades Mengatakan ,Bahwa Semua Aspirasi Masyarakat Desa Tajur kami Tampung , Seperti Irigasi Jalan Lalu Di Buat proposal Kami Ajukan , Adapun Realisasi nya Itu Kebijakan Di Atas ,Apa lagi Sekarang Masih Covid Begini Anggaran Belum Turun, Sebenarnya Anggaran negara Di Banding Subsidi Peribadi Saya lebih Besar Sy Keluarkan Dalam Satu Tahun 500 Juta, Tujuan nya , Untuk kematian Keagamaan Sosial, Jadi ngak ada yang saya Bawa Pulang Uang Negara Seperak Pun Pungkasnya.

Herman kotto