Bupati Bogor Ade Yasin Lantik Dua Kades Pengganti Antar Waktu

by -294 views

Lintasbogor.com, Cariu – Bupati Bogor Hj. Ade Munawaroh Yasin,SH didampingi oleh Wakil Bupati Iwan Setiawan melantik dua Kepala Desa terpilih antar waktu (PAW) yakni Hj. Nasih sebagai Kepala Desa Mekarsari Kecamatan Cileungsi dan Nurhayati sebagai Kepala Desa Sukajadi Kecamatan Cariu yang dilaksanakan di Taman Tematik Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor, Rabu (19/1/2022).

Dalam kunjungan kerja sekaligus acara pelantikan 2 Kades tersebut juga dihadiri juga oleh Kapolres Bogor AKBP Dr. Iman Imanudin S.IK,SH,MH, Dandim Kab.Bogor Letkol Kav, Gangan Rusganda SH, para sejumlah Kepala Perangkat Daerah, anggota Muspika Cariu Camat Drs. Bambang Padmanegara, Camat Cileungsi Adhi Nugraha, SSTP, dan sejumlah Kades se-Kecamatan Cileungsi dan para Kades Kecamatan Cariu.

Dalam amanatnya Ade Yasin berharap kepada dua Kades terpilih yang resmi dilantiknya untuk bekerja keras menggali potensi Desa untuk memajukan Desanya dan inovatif dalam melaksanakan tugasnya sebagai pelayan masyarakat.

Ade Yasin mengungkapkan bahwa Kades terpilih antar waktu (PAW) keduanya adalah perempuan, meski demikian dirinya yakin keduanya mampu untuk memajukan Desanya, juga dapat mengembangkan inovasi sehingga dapat menjadi Kades yang inovatif bagi kesejahteraan masyarakat di Desanya.

“Jangan kalah, Kades perempuan harus bisa bekerja keras, harus bisa memajukan Desanya dan harus bisa mengemban amanah, dalam amanah itu banyak yang harus kita kerjakan dan harus kita pedomani serta taati, jangan sampai amanah itu kita khianati, karena amanah itu tugas yang paling berat bagi tugas seorang pemimpin,” ujar Ade Yasin dengan tegas.

Ade menambahkan bahwa sejalan dengan semangat Desa membangun, maka Kepala Desa dituntut untuk mampu menjaga, memberdayakan, mengeksplorasi, mengelola, dan memanfaatkan segala potensi dan kearifan lokal yang ada di Desanya masing-masing untuk mensejahterakan masyarakat.

“Silahkan gali potensi yang ada baik itu potensi wisata untuk kepentingan masyarakat, karena dari wisata bisa menghasilkan PAD dan PAD itu adalah untuk keberhasilan hidup masyarakat. Juga gali dan tingkatkan potensi pertanian, harus aktif berkoordinasi dengan Dinas terkait seperti Dinas UMKM, Distanhorbun, Dinas Perikanan dan Peternakan serta Dinas lainnya. Silahkan berkoordinasi, kalau ada program bisa diakses dan disinergikan, segera lakukan” paparnya.

Lanjutnya jadi Kades jangan hanya diam ditempat, menunggu ADD, DD turun, menunggu BHPRD dan SaMiSade cair, tetapi harus ada upaya-upaya lain yang harus dilakukan oleh Kades untuk memenuhi keinginan masyarakat melalui program-program Pemerintah. Jadi tidak lagi berdiam diri di Desa, hanya urusi orang Desa, tetapi kita nya tidak main keluar, karena potensi yang ada diluar pun cukup untuk kita bisa membangun dan memajukan Desa yang di pimpin.

“Kabupaten Bogor adalah Kabupaten terbesar di Indonesia kita harus menunjukan bahwa kabupaten terbesar di Indonesia juga mampu mengurus masyarakatnya. Kabupaten Bogor ini punya potensi yang banyak, kita sudah mendapatkan berbagai penghargaan baik nasional maupun internasional, ini adalah berkat kerja mulai dari RT, RW, Kades, Camat dan lain-lain. Saya kira kolaborasi ini lah yang sangat penting dan inovasi harus terus kita kembangkan, mudah-mudahan Ibu-Ibu Kades yang dilantik hari ini juga bisa mengembangkan dan melakukan inovasi, jaga terus kesehatan, jaga silaturahim dengan tokoh dan alim ulama jaga juga masyarakatnya, jangan lupa vaksinasi terus berjalan,” tuturnya.

Ade Yasin bersama Forkopimda serta seluruh jajaran Pemkab Bogor mengucapkan selamat atas dilantiknya kedua Ibu Kades sebagai Kepala Desa pergantian antar waktu (PAW). Meminta mulai hari ini harus diniatkan dan ditekadkan Jabatan Kades adalah untuk masyarakat, karena Kades adalah sebagai Pelayan.

Reporter : Herman Koto