Bank Sampah ‘BAROKAH’ Menyulap Sampah Jadi Berkah

by -244 views

–LINTASBOGOR.COM– BOGOR || Sampah memang selalu menjadi polemik dan masalah, tumpukan sampah sangat mengganggu dan mencemari lingkungan. Maka harus ada solusi untuk mengatasinya.

Dari masalah sampah inilah warga yang peduli akan kebersihan lingkungan membentuk sebuah wadah, mereka membentuk Bank Sampah guna menyelesaikan masalah sampah yang mencemari lingkungan. Untuk itulah bertempat di Desa Sanja RT 04/06 Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor dibentuk Bank Sampah yang di motori oleh Fathurrozi, seorang penggiat sosial yang tidak betah melihat tumpukan sampah dimana mana.

Dari kegiatannya ini berhasil dibangun sebuah gudang sederhana untuk menampung sampah yang dikumpulkan, agar terlihat rapi jika dikumpulkan disatu tempat.

“Awalnya pembentukan Bank Sampah ini tidak berjalan mulus, sangat sulit untuk memberikan pengarahan dan mengedukasi kepada masyarakat tentang kebersihan lingkungan. Akan tetapi saya tidak putus asa untuk mensosialisasikan  Bank Sampah ini, seiring berjalannya waktu Alhamdulillah sudah banyak masyarakat yang paham dan mengerti akan kebersihan lingkungan. Dengan Slogan “Sampah jadi Berkah”. Ujar Fathurozi Ketua Bank Sampah Barokah.

Bank sampah Barokah ini berada dibawah naungan Yayasan Rumah Bata dan pengelolaan sampah ini salah satu program Yayasan. Tambah Fathurozi.

Dengan dibentuknya wadah ini banyak masyarakat yang terangkat ekonominya, dengan menyetor sampah ke Bank Sampah berarti masyarakat juga termasuk menabung dalam bentuk sampah, yang nantinya warga mempunyai tabungan dari sampah menjadi rupiah. Dalam artian sampah diuangkan di Bank Sampah yang kemudian sebagian hasilnya ditabung di Bank Sampah.

Kegiatan Bank Sampah Barokah tidak hanya itu saja, setiap hari jum’at Bank Sampah Barokah mempunyai program Senasib ( Sedekah Nasi Bungkus ) juga santunan kepada yatim dan dhuafa. Yang mana santunan ini hasil dari keuntungan yang disisihkan oleh Bank Sampah Barokah.

Tidak hanya masyarakat sekitar saja yg menjadi nasabah Bank Sampah Barokah ini, para pedagang kaki lima pun turut andil dalam program Bank Sampah ini. Mereka setiap habis jualan menyetorkan sampahnya yang masih bisa dimanfaatkan, yaitu berupa dus dan plastik.

Kegiatan Bank Sampah ini mendapatkan apresiasi dari pihak Pemerintahan Kecamatan Citeureup dengan memberikan bantuan berupa motor roda tiga untuk mengangkut sampah.

( Firly Nugraha/Hsn/Adw )