Ada apa dengan tim monitoring kecamatan Pulaupangung

by -214 views

Lintasbogor.com, Tanggamus – (SL) Hartawan PJ kepala pekon Wayilahan, kecamtan Pulau Panggung, Tanggamus, Engan menandatangani Sertijab dengan pihak pekon pasalnya pembangunan dengan dana desa tahun anggaran 2021 masih banyak yang belum terealisasi.

Saat ditemui tim AJOI Tanggamus Hartawan membenarkan haltersebut. “‘Saya belum mau tanda tangan serah terima jabatan karena pembangunan di tahun 2021 masih banyak pembangunan belum terealisasi, jika saya tandatangani nanti saya yang dapat masalah,” ungkapnya.

Ditempat terpisah Permana (ketua TPK), mengatakan pembangunan yang belum terealisasi berupa drainase 50 meter dan 40 meter dan lampu jalan.
” Drainase ada di RT 1 dan RT 2 sementara lampu jalan masih dalam tahap pengerjaan, terangnya.

Kaswanto (sekdes) mengatakan pada tim AJOI Tanggamus 2 titik drainase selesai sedangkan lampu jalan belum selesai di pasang.
“Yang belum di realisasikan adalah pembangunan lampu jalan karena saat monetoring terakhir Winarno mantan kepala pekon sudah bikin surat pernyataan kepada Tahlut camat Pulau Panggung,” tegasnya.

Dikantor kecamatan Tahlut sebagai ketua tim monitoring menyangkal semua pernyataan yang di sampaikan PJ dan aparat pekon Wayilahan.
” Kami sebagai tim monitoring tidak membedakan pekon satu sama lain, saya hanya mengatakan secara lisan dan bukannya perjanjian kepada siapapun, saat monitoring terakhir memang banyak pekon yang belum terealisasi, semua pekerjaan harus selesai di bulan Desember dan mereka menyanggupinya,” terangnya.

Tahlut menyangkan pernyataan Hartawan yang tidak mau menandatangani Sertijab.
” PJ kok gak ngerti Sertijab itu, sementara kan yang diserahkan hanya jabatannya bukan pekerjaan, nanti akan saya beritahu,” tegasnya.

Dikatakan pula sampai saat ini pihak tim monitoring belum mendapatkan laporan dan SPJ belum diterima.,Tanggamus – (SL) Hartawan PJ kepala pekon Wayilahan, kecamtan Pulau Panggung, Tanggamus, Engan menandatangani Sertijab dengan pihak pekon pasalnya pembangunan dengan dana desa tahun anggaran 2021 masih banyak yang belum terealisasi.

Saat ditemui tim AJOI Tanggamus Hartawan membenarkan haltersebut. “‘Saya belum mau tanda tangan serah terima jabatan karena pembangunan di tahun 2021 masih banyak pembangunan belum terealisasi, jika saya tandatangani nanti saya yang dapat masalah,” ungkapnya.

Ditempat terpisah Permana (ketua TPK), mengatakan pembangunan yang belum terealisasi berupa drainase 50 meter dan 40 meter dan lampu jalan.
” Drainase ada di RT 1 dan RT 2 sementara lampu jalan masih dalam tahap pengerjaan, terangnya.

Kaswanto (sekdes) mengatakan pada tim AJOI Tanggamus 2 titik drainase selesai sedangkan lampu jalan belum selesai di pasang.
“Yang belum di realisasikan adalah pembangunan lampu jalan karena saat monetoring terakhir Winarno mantan kepala pekon sudah bikin surat pernyataan kepada Tahlut camat Pulau Panggung,” tegasnya.

Dikantor kecamatan Tahlut sebagai ketua tim monitoring menyangkal semua pernyataan yang di sampaikan PJ dan aparat pekon Wayilahan.
” Kami sebagai tim monitoring tidak membedakan pekon satu sama lain, saya hanya mengatakan secara lisan dan bukannya perjanjian kepada siapapun, saat monitoring terakhir memang banyak pekon yang belum terealisasi, semua pekerjaan harus selesai di bulan Desember dan mereka menyanggupinya,” terangnya.hari Senen tagal 7/02/2022

Tahlut menyangkan pernyataan Hartawan yang tidak mau menandatangani Sertijab.
” PJ kok gak ngerti Sertijab itu, sementara kan yang diserahkan hanya jabatannya bukan pekerjaan, nanti akan saya beritahu,” tegasnya.

Dikatakan pula sampai saat ini pihak tim monitoring belum mendapatkan laporan dan SPJ belum diterima.

Maulani